Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Magelang Beatbox Battle 2025: Tingkatkan Kepopuleran Beatbox Indonesia Lewat Kontes

Magang Radar Magelang • Senin, 27 Oktober 2025 | 18:01 WIB
Tiga pemenang Magelang Beatbox Battle 2025 berfoto bersama panitia, juri, dan peserta lain di Atrium Mal Artos
Tiga pemenang Magelang Beatbox Battle 2025 berfoto bersama panitia, juri, dan peserta lain di Atrium Mal Artos

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Komunitas Beatbox Magelang “Magelang Beatbox Family” (MBF) kembali hadirkan perlombaan beatbox setelah absen selama satu tahun.

Para peserta saling unjuk kemampuan beatbox dan berduel satu dengan yang lain dalam satu panggung yang sama. Orisinalitas, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta benar-benar diuji dalam kontes tahunan ini.

Event ini merupakan wujud nyata komunitas MBF dalam mengenalkan dan mempopulerkan beatbox kepada masyarakat, terutama di Magelang. Selain itu, MBF ingin menarik atensi dan memberitahu masyarakat sekitar bahwa di Magelang masih terdapat komunitas beatbox.

Salah satu panitia Magelang Beatbox Battle sekaligus beatboxer, Ade Prayoga atau dikenal dengan nama panggung “Big Ade” menjelaskan bahwa beatbox memiliki potensi besar di masa depan. Hal ini disebabkan karena beatbox sudah populer dan menjadi tren di luar negeri sejak tahun 2005 hingga saat ini.

“Beatbox ini sebenarnya untuk ke depannya ada potensi besar, karena di beberapa tempat beatbox sudah menjadi tren, apalagi di luar negeri. Wadahnya kita di Swissbeatbox, itu juga sudah bikin event sampai skala internasional. Ibaratnya kalau sudah battle itu sudah liga dunia karena mewakili negara masing-masing,” kata Ade ketika diwawancarai di Mal Artos, Sabtu (25/10/2025).

Ade Prayoga
Ade Prayoga

Ade menerangkan bahwa event Magelang Beatbox Battle ini telah dipersiapkan hampir satu bulan yang diawali dengan diskusi para anggota MBF. Ia juga mengatakan bahwa MBF pernah mengadakan event serupa di Mal Artos dan berhasil menarik banyak pengunjung. Hal ini membuat perizinan dan pengajuan menjadi lebih mudah diterima.

“Saya persiapan hampir satu bulan. Awalnya saya ini discuss dulu sama anak-anak Magelang Beatbox Family untuk persiapan. Saya juga ibaratnya nembusin dari pihak Artos Mall, Artos Mall juga sudah melihat kita di beberapa kali event yang belakangan, berhasil menarik banyak atensi dan menjadi rame. Akhirnya diacc dan kita langsung persiapkan matang-matang,” jelasnya.

Seorang juri yang pernah menjuarai kontes beatbox di tahun sebelumnya, Ardika Bima Pranata atau dikenal dengan nama panggung “Oxy” menerangkan bahwa terdapat beberapa aspek penilaian dalam kontes ini yaitu orisinalitas, tempo, musikalitas, dan penguasaan panggung.

“Kalau untuk di beatbox sendiri yang pasti penilaian ada di orisinalitas, tempo, musikalitas, dan penguasaan panggung. Jadi kaya pdnya si peserta di atas panggung itu seperti apa, terus gimana dia caranya ngecounter lawan itu kaya gimana itu juga masuk penilaian,” kata Ardika ketika ditanya kriteria penilaian, Sabtu (25/10/2025).

Ardika menilai bahwa kualitas peserta Magelang Beatbox Battle kali ini sudah berkembang dengan baik dibanding dengan yang sebelumnya. Ia juga berpendapat bahwa komunitas beatbox di Indonesia sedang dalam kondisi sangat bagus, meluas, dan banyak yang mengenal beatbox. Terlebih lagi, menurut Ardika, Indonesia menjadi salah satu negara dengan komunitas beatbox terbanyak.

“Saya dari beatbox Jogja sendiri memang ada visi misi mengbeatboxkan masyarakat dan memasyarakatkan beatbox itu. Ya contoh kita ambil Adi Kerang yang sudah naik daun, duluan memperkenalkan beatbox di Indonesia itu sangatlah bagus,” tambahnya.

Juara satu event Magelang Beatbox Battle 2025 asal Purbalingga, Nugroho Adi Pamungkas atau dikenal dengan nama panggung “Naps” mengatakan bahwa ia termotivasi untuk mengembangkan kemampuan dan ingin bertemu dengan teman-teman offlinenya dalam mengikuti event ini.

“Saya ingin ngembangin skill saya dan bertemu dengan teman-teman offline saya karena saya kan anak online atau anak aplikasi. Saya beatbox itu cuma hanya lewat aplikasi seperti di TikTok dan sebagainya. Jadi kalau ada event yang berkonsep kaya di tempat ini jadi lebih seru aja,” kata Nugroho ketika ditanya motivasi mengikuti lomba, Sabtu (25/10/2025).

Sebelum tampil di panggung, Nugroho telah mempersiapkan dirinya dengan rutin mengulang-ngulang alur beat yang telah ia buat sampai hafal. Ia juga harus menghadapi tantangan seperti tiba-tiba lupa (blank) dan grogi ketika naik ke atas panggung. Apalagi, menurut Nugroho, lawan-lawan yang dihadapi kali ini termasuk berat sehingga kemenangan yang ia dapatkan termasuk rezeki.

“Lawannya itu ngeri-ngeri bet dah, ini saya menang aja kayanya karena ya lagi rezeki saya,” ujarnya.

Meskipun demikian, Nugroho bersyukur dengan adanya event beatbox ini ia bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, serta dapat mengatasi rasa grogi pada dirinya.

Diadakannya event ini oleh Mal Artos menurut Nugroho adalah hal yang sangat bagus. Hal ini disebabkan karena event beatbox dengan konsep seperti Magelang Beatbox Battle termasuk jarang diadakan di beberapa komunitas Indonesia. Ia berharap, beatbox di Indonesia dapat semakin berkembang dan diakui oleh dunia.

Event Magelang Beatbox Battle 2025 ini digelar di Atrium Mal Artos pada Sabtu, 25 Oktober 2025 yang dimulai pukul 6 sore hingga 10 malam. Diikuti oleh 10 peserta dari berbagai daerah Indonesia seperti Magelang, Yogyakarta, Boyolali, Purbalingga, Salatiga, dan Semarang. (mg1)

Editor : H. Arif Riyanto
#event magelang #Artos Mall #Magelang Beatbox Battle #beatbox #Artos Magelang #Artos Mall Kota Magelang #beatboxer #komunitas beatbox Magelang #artos #Magelang Beatbox Family #komunitas beatbox