Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Trio Plaza Gelar “Nyanting Batik” untuk Memperingati Hari Batik Nasional 2025

Magang Radar Magelang • Minggu, 19 Oktober 2025 | 01:47 WIB
Para perwakilan Paguyuban Batik Magelang berfoto bersama usai sesi sambutan dalam kegiatan Nyanting Batik di Basement Trio Plaza Magelang, Sabtu (18/10/2025)
Para perwakilan Paguyuban Batik Magelang berfoto bersama usai sesi sambutan dalam kegiatan Nyanting Batik di Basement Trio Plaza Magelang, Sabtu (18/10/2025)

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Trio Plaza Mall Magelang kembali menggelar acara tahunan bertajuk Nyanting Batik pada Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan ini dimulai pukul 09.30 WIB dan dilangsungkan di area basement parkiran Trio Plaza. Acara ini menghadirkan kolaborasi erat antara pusat perbelanjaan Trio Plaza Mall dengan paguyuban batik di Magelang, serta menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

Tahun 2025 ini, Nyanting Bareng diikuti oleh 23 peserta dari berbagai kalangan, dengan keterlibatan paguyuban batik di Magelang seperti Iwing Batik, Natria Craft, Jumputan Nok Iyas, Batik Yosini, Samiyo Batik, Naris Batik, Batik Sihani, dan Syakroni Batik.

Kodim Ardi Saputra, Supervisor Penjualan yang membawahi bagian promosi di Trio Plaza menjelaskan bahwa, meski jumlah peserta tahun ini sedikit menurun dari tahun lalu (sekitar 50 orang), antusiasme tetap tinggi.

Hal ini dikarenakan waktu publikasi yang cukup singkat, hanya sekitar satu minggu sebelum acara, karena berdekatan dengan agenda sebelumnya, yakni kegiatan sunatan massal.

"Kami di Trio Plaza ikut menyambut Hari Batik Nasional dengan cara mengadakan acara nyanting bareng. Di sini kami ingin menunjukkan wujud rasa cinta kepada warisan budaya bangsa, khususnya di wilayah lokal Magelang. Kami membantu mempererat kebersamaan warga lokal yang memang cinta dengan seni batik," ujar Kodim saat di temui oleh Jawa Pos Radar Magelang, Sabtu (18/10/2025).

Di sisi lain, acara ini juga menjadi momentum penting bagi paguyuban batik lokal, seperti disampaikan oleh Iwing Setyowati, Ketua Acara sekaligus Sekretaris Paguyuban Batik Magelang.

"Pasti senang banget ya. Di satu sisi ini promosi untuk Trio Plaza, tapi di sisi lain juga promosi untuk paguyuban kami. Karena memang paguyuban itu tidak sering mengadakan acara sendiri, tapi setiap tahun selalu diajak kerjasama oleh Trio Plaza. Itu penting untuk branding, agar anggota paguyuban tetap dikenal dan eksis," ujarnya.

Lebih lanjut, Iwing menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berperan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat awam mengenai proses membatik.

"Kami juga ingin memperkenalkan kepada masyarakat tentang dunia batik. Banyak yang masih mengira batik itu mudah dibuat. Padahal, membatik butuh ketelatenan, teknik yang tidak sederhana, dan pemahaman yang mendalam. Acara ini membantu membuka wawasan itu," tambahnya.

Seorang peserta dengan tekun mencanting kain bermotif daun saat kegiatan Nyanting Batik di Basement Trio Plaza Magelang, Sabtu (18/10/2025)
Seorang peserta dengan tekun mencanting kain bermotif daun saat kegiatan Nyanting Batik di Basement Trio Plaza Magelang, Sabtu (18/10/2025)

Para peserta diperkenalkan langsung pada teknik batik tulis, mulai dari proses mencanting hingga pewarnaan. Mereka belajar mencanting di atas kain, kemudian melanjutkan ke tahap pewarnaan. Setelah proses pewarnaan selesai, warna dikunci agar tidak luntur.

Adapun tahap akhir berupa proses nglorot yakni menghilangkan malam atau lilin dari permukaan kain yang dianjurkan untuk dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing.

Antusiasme peserta pun menjadi bagian penting dari semarak acara ini. Firoh, salah satu peserta asal Salaman, Kabupaten Magelang, mengaku awalnya sempat ragu karena belum memiliki pengalaman membatik.

"Bayangan saya itu ribet, karena belum tahu tekniknya, belum pernah ikut pelatihannya juga," ungkap Firoh.

Begitu pula dengan Putu Yana, peserta asal Bali yang kini telah enam tahun bekerja di Kota Magelang. Keikutsertaannya dalam acara ini didorong oleh rasa ingin tahu yang kuat terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.

"Asalnya dari Bali, cuman kebetulan bekerja di Kota Magelang sudah enam tahun di sini. Saya tertarik mempelajari batik karena salah satu ciri khasnya Nusantara ini ya, baju khas Indonesia gitu. Kebetulan saya juga lahir pas di Hari Batik Nasional, jadi sekalian pengen belajar. Ini baru pertama kali ya," ujarnya.

Trio Plaza, bersama paguyuban batik di Magelang, telah menghadirkan ruang yang mempertemukan edukasi, ekspresi seni, dan silaturahmi budaya dalam satu bingkai perayaan Hari Batik Nasional. (mg6/mg3)

Editor : H. Arif Riyanto
#event magelang #belajar membatik #nyanting batik #Workshop Batik #Paguyuban Batik Magelang #batik tulis #batik indonesia #hari batik nasional #Pelestarian batik #Batik Magelangan #seni tradisional #Kebudayan Indonesia #trio plaza magelang #budaya lokal #umkm batik