Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Tahun Depan Pemkot Magelang Daftar Program BPJamsostek untuk Seluruh Ketua RT/RW 

Puput Puspitasari • Kamis, 25 September 2025 | 01:02 WIB

 

 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyerahkan santunan kematian bagi ahli waris Nur Khamid (Ketua RT Kelurahan Wates), Rabu (24/9/2025).
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyerahkan santunan kematian bagi ahli waris Nur Khamid (Ketua RT Kelurahan Wates), Rabu (24/9/2025).

RADARMAGELANG.ID, Magelang Wali Kota Magelang Damar Prasetyono hadir membawa harapan baru bagi ketua RT dan RW se-Kota Magelang.

Ia mengumumkan bahwa Pemkot Magelang akan menanggung iuran program BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bagi 1.222 ketua RT/RW mulai tahun depan.

Damar bilang, kebijakan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para ketua RT/RW atas dedikasi mereka membantu pembangunan daerah. Tanpa peran mereka, roda pemerintahan tidak akan berjalan baik.

 “Mereka bukan ASN. Tapi dalam struktur organisasi pemerintahan, RT/RW mengambil peran yang sangat penting sebagai ujung tombak. Mereka yang tahu betul kondisi akar rumput di bawah (masyarakat, Red). Sudah seyogyanya pemerintah memerhatikan mereka,” ucap Damar, usai menyerahkan santunan kematian Rp 42 juta kepada ahli waris Nur Khamid (Ketua RT Kelurahan Wates), di Aula Kecamatan Magelang Utara, Rabu (24/9/2025).

Sebelum program itu berjalan di awal Januari, Damar meminta kesadaran ketua RT/RW untuk mendaftar sebagai peserta BPJamsostek secara mandiri. Apalagi, nilai iurannya sangat terjangkau, yakni Rp 12.319 per orang per bulan.

“Ikut program ini mestinya sudah menjadi keharusan. Sebetulnya tidak perlu dipaksa, karena risiko kerja dan manfaat program ini akan kembali pada diri kita sendiri,” tuturnya mengingatkan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Magelang Verry Khristoforus Boekan mengapresiasi rencana Pemkot Magelang yang akan mendaftarkan seluruh ketua RT/RW ke dalam program BPJamsostek.

Menurut Verry, Pemkot Magelang menunjukkan keseriusannya dalam memberikan jaminan sosial bagi warganya. Ia mencontohkan, setidaknya ada 2.300-an pekerja rentan yang sudah didaftarkan ke BPJamsostek. Pekerja rentan yang dimaksud seperti tukang becak, juru parkir, buruh gendong, dan lainnya.

Selain itu, ketua RT/RW juga menunjukkan antusias menjadi peserta BPJamsostek. Setidaknya sudah ada 600 ketua RT/RW yang mendaftar secara mandiri.

“Dari data kami, baru 600 ketua RT/RW yang mendaftar secara kolektif, dan masih ada 622 yang belum bergabung,” imbuhnya.

Padahal program ini benar-benar memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta, tapi juga anggota keluarga peserta. Ia mencontohkan, Nur Khamid merupakan ketua RT yang baru tiga bulan bergabung dalam program BPJamsostek. Namun yang bersangkutan meninggal karena sakit. Pihaknya pun memberikan santunan kematian agar ahli waris dapat melanjutkan kehidupan yang lebih baik, setelah tulang punggung keluarga meninggal.

“Sampai dengan saat ini (Januari-September, Red), kami sudah menyerahkan lima santunan kematian untuk ahli waris ketua RT/RW di Kota Magelang. Tiga diantaranya di Kecamatan Magelang Utara, dan dua di Magelang Tengah,” imbuhnya.

Ia berharap, sosialisasi ini mengedukasi betapa pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kita harapkan, setelah ini ketua RT/RW mengajak anggotanya untuk bergabung,” pungkasnya. (put/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#BPJAMSOSTEK #BPJS Ketenagakerjaan #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono