RADARMAGELANG.ID, Magelang – Kabar baik, Magelang Ethno Carnival (MEC) akhirnnya akan digelar 20 September mendatang. Sebelumnya, penyelenggaraan MEC sempat ditunda buntut demo anarkis di depan Mako Polres Magelang Kota, semalam sebelum hari pelaksanaan.
Demi alasan keamanan, MEC yang seharusnya dihelat 30 Agustus, kemudian ditunda oleh Disporapar Kota Magelang. Banyak yang kecewa dengan pembatalan pelaksanaan, karena para peserta sudah melakukan banyak persiapan, mulai dari konsumsi, sewa kostum, pernak-pernik karnaval, juga merancang gerakan agar bisa tampil kompak di depan penonton.
Kabid Pariwisata Disporapar Kota Magelang Laila Wulandari bersyukur suasana Kota Magelang sudah kondusif. MEC siap dilaksanakan kembali. “Kita adakan lagi, supaya masyarakat dan peserta tidak kecewa dengan dijadwal ulang pelaksanaannya,” ucap Laila, Senin (8/9).
Laila menyebut, pengumuman ini disambut antusias peserta. Dari 34 peserta yang sebelumnya sudah mendaftar, hanya satu kelompok yang mundur. “Tapi masih kami data ulang lagi,” imbuhnya.
Agar perhelatan MEC nanti makin meriah dan mampu mengobati rasa rindu masyarakat, ia memberikan kelonggaran kuota jumlah peserta. Jika sebelumnya dibatasi 40 peserta, kini kuota ditambah sampai 50 peserta.
Jika MEC dilaksanakan pada 30 Agustus, Laila menyebut tidak banyak peserta luar daerah yang bergabung. Alasannya utamanya karena waktu karnaval yang bersamaan dengan di daerah masing-masing. Setelah mundur menjadi September, Laila berharap membuka peluang peserta dari luar daerah bergabung.
“Kita berharap, dari luar kota bisa ikut berpartisipasi,” terangnya.
Ia berharap, MEC nanti akan berjalan lancar dan berkesan bagi masyarakat. Tahun ini, ia mengangkat tema “Gaungkan Magelang, Wujudkan Pesona Nusantara.”
Adapun acara ini akan dimulai pukul 08.00, dengan rute Polwil - alun-alun - pecinan - dan finish di Tugu Adipura. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto