Aksi damai yang berujung kericuhan antara pelajar dengan polisi kemarin, membuat para pedagang angkringan mengalami kerugian. Banyak dagangan angkringan yang rusak, hingga tidak bisa berjualan.
Para pedagang angkringan mengeluh, akibat kericuhan kemarin mereka menanggung kerugian yang tidak sedikit. Nominal Rp 500.000 bagi mereka sangat berarti.
“Mewakili rekan-rekan angkringan yang jualan kemarin Jumat, kerugian kita itu mencapai Rp 500.000 per lapak dan ini belum dihitung dengan ada gelas yang pecah dan lain-lain,” jelas Sri Suwarni pedagang angkringan Bu Gun, saat dihubungi Sabtu (30/8/2025) pagi.
Ia juga mengaku, tidak akan berjualan pada Sabtu (30/8/2025) ini, karena masih takut jika ada aksi susulan. “Saya hari ini libur, soalnya masih takut jika ada aksi susulan. Apalagi ini malam Minggu juga,” ujarnya. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo