Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Imbas Demo Ricuh di Kota Magelang Jumat Malam, Fasilitas Umum Rusak, Dua Personel Polisi Jalani Operasi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:18 WIB
Pos penjagaan Polres Magelang Kota rusak akibat tindak anarkis pengunjuk rasa Jumat (29/8/2025).
Pos penjagaan Polres Magelang Kota rusak akibat tindak anarkis pengunjuk rasa Jumat (29/8/2025).

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Usai ricuh antara demonstran dengan polisi pada Jumat (29/8/2025) malam, kondisi di sekitar Alun-alun Kota Magelang kembali kondusif. 

Berdasarkan pantauan Radar Magelang, meskipun sudah kondusif, tampak sejumlah personel kepolisian masih berjaga di sekitar Mako Polres Magelang Kota.

Sementara itu, kondisi di Alun-alun Kota Magelang sudah  normal kembali. Tampak para pedagang mulai berjualan dan masyarakat mulai berjalan-jalan. 

Di sisi lain, sejumlah fasilitas umum yang ada di sekitar Mako Polres Magelang Kota atau di sebelah selatan Alun-alun Kota Magelang rusak.

Seperti pot bunga ada 25 buah yang rusak, serta umbul-umbul 80 buah, dan bendera merah 35 buah. 

Kaca di ruang Humas Polres Magelang Kota dan ATM BRI depan Mako Polres Magelang Kota juga pecah. Pos penjagaan juga rusak parah.

Serta dua pagar di pintu masuk sisi barat dan timur juga rusak, ditambah sejumlah kerusakan genteng di bangunan cagar budaya (Moesvia) eks Mako Polres Magelang Kota lama serta dinding-dinding dipilox. 

“Untuk saat ini kita fokus untuk penjagaan mako dan menyiagakan anggota. Kami bersiaga sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan, siaga 1,” jelas Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum saat ditemui pada Sabtu (30/8/2025) pagi. 

Anita menyampaikan, dari hasil unjuk rasa kemarin,  ada 2 anggota Polres Magelang Kota yang sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Tidar Kota Magelang.

Dua orang personel ini mengalami luka di bagian kelingking terkena baru, dan satu personel mengalami luka di bagian betis dan tumit karena tertancap besi yang dilemparkan massa. “Keduanya akan menjalani operasi pada Sabtu ini,” ucap Kapolres. 

Sedangkan dari pihak pengunjuk rasa, kata kapolres, tidak ada yang mengalami luka serius.

“Meskipun kemarin ada massa yang sempat terjatuh di kerumunan massa, tapi kami berhasil membantu melakukan evakuasi dan melakukan penanganan awal,” jelasnya lebih lanjut. 

Anita menambahkan, usai aksi yang berakhir ricuh kemarin, total ada sekitar 44 orang yang berhasil diamankan. Mereka rata-rata baru berusia kelahiran tahun  2000 sampai 2010. “Jadi mereka ini mayoritas anak-anak di bawah umur,”imbuhnya. 

Untuk tindak lanjut dari 44 anak ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala daerah, baik Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wali Kota Magelang, serta Bupati Purworejo dan Bupati Temanggung.

“Karena mayoritas anak-anak ini merupakan warga Kabupaten Magelang, serta ada juga sejumlah warga Kota Magelang, Purworejo, dan Temanggung,” ujarnya. 

“Untuk 44 anak ini, hingga sekarang masih diperiksa.  Untuk perkembangan lebih lanjut akan kita sampaikan ke rekan-rekan media. Yang jelas kami akan panggil pihak kades, lurah, serta orang tua mereka,” pungkasnya. (rfk/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#anarkis #polres magelang kota #unjuk rasa #AKBP Anita Indah Setyaningrum #Alun alun #Pos Penjagaan #demo