RADARMAGELANG.ID, Magelang – Prestasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Magelang melejit setelah diberi dukungan penuh oleh Pemkot Magelang.
Mereka berhasil membawa pulang 46 medali dari Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII yang berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rinciannya, 18 medali emas, 13 medali perak, dan 15 perunggu. Kemudian dua juara harapan 1, lalu enam juara harapan 2, dan satu juara harapan 1.
Deretan prestasi ini menempatkan Kota Magelang memberikan kontribusi 22,2 persen atas pencapaian Jawa Tengah di kejuaraan Fornas.
Dari hasil akhir perolehan medali Fornas, Jawa Tengah berada di peringkat kelima.
Sementara urutan peringkat 1-4, masing-masing dicapai Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur.
Sekretaris KORMI Kota Magelang Dora Lina Bineri mengakui bahwa prestasi ini tidak lepas dari dukungan pemkot kepada pihaknya.
Tahun ini merupakan momentum bersejarah, karena kali pertama KORMI Kota Magelang menerima hibah sebesar Rp 846,8 juta.
“Kami belum pernah mendapatkan hibah dan baru kali ini mendapatkannya. Ini menjadi prestasi yang luar biasa karena sebenarnya semua berangkat dari hobi dan kecintaan kami di induk organisasi olahraga (inorga) masing-masing,” terang Dora, Minggu (3/8/2025).
Prestasi di Fornas merupakan wujud komitmen dari anggota yang tidak ingin mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan Pemkot Magelang, DPRD, dan masyarakat Kota Magelang kepada KORMI.
Dukungan ini dirasakan semakin menumbuhkan semangat KORMI untuk mengikuti kejuaraan apapun.
“Kami sangat berterima kasih kepada wali kota Magelang dan ketua DPRD Kota Magelang yang memberikan perhatian terhadap permasalahan perkembangan olahraga di Kota Magelang, dan ini sangat berdampak besar bagi kesehatan seluruh masyarakat,” terangnya.
Pihaknya berkomitmen menggunakan dana hibah untuk kepentingan organisasi dan memasyarakatkan olahraga.
“Dana hibah ini kami maksimalkan untuk kegiatan, dan di luar itu masih banyak yang berangkat secara mandiri dan ini membuktikan bahwa olahraga masyarakat ini sangat diminati, dan menjadi inspirasi kita semua,” imbuhnya.
Pemilik DG Organizer itu menambahkan, KORMI Kota Magelang memiliki keunikan dibanding dengan daerah lain.
Kota Magelang yang hanya terdiri atas tiga kecamatan, namun memiliki jumlah inorga yang cukup banyak.
Selain itu, program KORMI Goes to School yang dirancang untuk menarik para generasi muda bergabung di inorga sukses tercapai.
“Kita mengajak anak muda bergabung dengan inorga untuk mengurangi dari ketergantungan gadget. Dan sudah banyak yang bergabung di Indonesian Airsoft Association (INASSOC) maupun senam, dansa, dan lainnya. Mereka juga mampu menunjukkan prestasi di Fornas kemarin,” tambahnya.
Dora berharap semakin banyak masyarakat yang mau meningkatkan derajat kesehatannya dengan berbagai alternatif jenis olahraga yang bisa diikuti.
“Dan sekarang, semakin banyak masyarakat yang menunjukkan kecintaan mereka terhadap olahraga,” ucapnya.
Hal itu terbukti di Fornas beberapa waktu lalu. Fornas yang berlangsung di NTB memberikan dampak luar biasa terhadap roda perekonomian daerah, karena dihadiri 40 ribu peserta dari seluruh penjuru Nusantara.
“Bahkan tuan rumah Fornas menjadi rebutan, dan sudah diputuskan tahun 2027 mendatang di Sulawesi Tenggara,” sebut Dora. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto