RADARMAGELANG, Magelang - Anggrek bulan salah satu bunga nasional Indonesia yang luar biasa pesonanya. Sehingga disebut sebagai puspa pesona. Lantaran keelokan dan keunikannya itulah anggrek kini dilirik sebagai hampers atau bingkisan.
Biasanya hampers anggrek diperuntukkan bagi kolega atau orang--orang terkasih. Tren mengirimkan anggrek bulan sebagai bingkisan ini mulai diminati dalam beberapa tahun belakangan ini.
Permintaan bingkisan anggrek bulan ramai pada momen-momen tertentu. Seperti hari raya Idul Fitri atau Imlek.
"Pada Idul Fitri lalu, banyak yang memesan hampers anggrek bulan warna putih. Karena Idul Fitri identik dengan suci. Jadi angrek putih jadi pilihan,"tutur Muhammad Ariyadi, staf di toko Anggrek Nambangan, Kota Magelang.
Selain untuk hampers, pada momen Lebaran banyak yang membeli anggrek putih untuk hiasan ruangan.
Tak heran bila anggrek bulan putih sempat naik harganya, lantaran stok menipis. Sementara pada Imlek, banyak yang memesan anggrek merah. Tahun Baru Imlek bagi kaum Tionghoa memang kental dengan nuansa merah.
Dikatakan Yadi, sapaan Muhammad Ariyadi, pemesan kadang lewat WhatsApp atau telepon.
Mereka meminta difotokan bunganya. Apabila cocok langsung dirangkai menjadi bingkisan yang cantik. Lalu dikirimkan ke alamat yang dituju.
Tapi banyak pula yang datang langsung ke toko untuk memilih yang disukai. Sehari pada saat ramai bisa mencapai 20-an pemesan.
Harganya bervariasi tergantung dari jenis anggrek dan jumlahnya serta pot yang dipilih. Harga dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Diakui Yadi, dulu pihaknya hanya menjual anggrek tidak melayani pembuatan hampers. Namun kini juga melayani pembuatan hampers.
Sehingga di tokonya tersedia bahan-bahan untuk mempercantik bingkisan. Seperti hiasan pita, papan nama kecil, kain khusus untuk bingkisan dan vas bunga porselin.
Selain momen tertentu, banyak pula pemesan hampers anggrek untuk kolega yang tengah ulang tahun.
Pemberian hampers ini sebagai kejutan atau kenangan yang indah untuk si penerima. Seperti diakui Rini, warga Secang, Kabupaten Magelang ini sering memesan bingkisan anggrek bulan untuk koleganya.
"Lebih senang memberikan bingkisan anggrek daripada barang yang lain. Anggrek terkesan eksklusif, indah dan sangat bagus dipajang di ruangan. Beberapa kali memberikan anggrek, diterima dengan sangat gembira dan mengesankan,"tutur karyawan perusahaan swasta tersebut.
Setelah bunga gugur, anggrek ini bisa ditanam sebagai tanaman hias biasa. Dipindah ke pot yang lebih representatif. Suatu saat ketika berbunga lagi dapat diletakkan di ruangan. (lis)
Editor : Lis Retno Wibowo