Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Aulia Anggi Prastiwi, Korban Kecelakaan Truk Pasir Tabrak Angkot Rombongan Guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafi’iyah Mendut Baru Menikah 20 April 2025

Lis Retno Wibowo • Kamis, 8 Mei 2025 | 03:41 WIB
Guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafi’iyah, Mendut  Aulia Anggi Prastiwi yang baru menikah 20 April 2025 lalu ikut menjadi korban kecelakaan truk pasir menabrak angkot di Kalijambe, Purworejo.
Guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafi’iyah, Mendut Aulia Anggi Prastiwi yang baru menikah 20 April 2025 lalu ikut menjadi korban kecelakaan truk pasir menabrak angkot di Kalijambe, Purworejo.

RADARMAGELANG.ID, Magelang– Kecelakaan tragis di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/5/2025) menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar SD Islam Tahfidz Quran As Syafi’iyah, Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang.

Sebanyak 10 guru sekolah setempat meninggal setelah angkot yang ditumpanginya ditabrak dump truk bermuatan pasir yang mengalami rem blong.

Akibatnya, 4 penumpang angkot luka-luka dan 11 lainnya meninggal di lokasi kejadian.

Rombongan sekolah tersebut hendak takziah ke rumah orang tua kepala sekolah, yakni almarhum KH Barzakki, di Desa Penungkulan, Gebang, Purworejo.

Rombongan takziah tersebut tidak hanya menumpang mobil angkot.

Baca Juga: Wali Murid TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Mendut Magelang Doakan Korban Kecelakaan, Baca Yasin dan Salat Gaib

Tetapi ada juga mobil sekolah. Salah satu guru SD setempat, Siti Nur Rodhiyah, selamat dari kejadian tersebut karena tidak menumpang angkot.  

Namun ia sangat syok atas kejadian tersebut.

Ia tak menduga 10 rekan guru di sekolahnya meninggal.

Diceritakan April Nur, kakak dari Siti Nur Rodhiyah, guru sekolah tersebut, adiknya hendak ikut naik angkot.

Namun tempat minumnya ketinggalan di sekolah, lalu ia mengambil tempat minum tersebut di ruangannya.

Ucapan duka cita dari warga Dusun Semaken, Desa Pucungrejo, Muntilan, Kabupaten Magelang
Ucapan duka cita dari warga Dusun Semaken, Desa Pucungrejo, Muntilan, Kabupaten Magelang

“Begitu dia kembali ke angkot, ternyata angkot sudah penuh. Lalu ia naik mobil milik sekolah bersama guru lain. Ternyata ini takdir yang justru menyelamatkan adik saya,”ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Magelang.

Sampai saat ini sang adik masih syok dengan kejadian yang menimpa rekan-rekan guru di sekolahnya.

Apalagi salah satu guru, Aulia Anggi Prastiwi, barusan menikah sekitar 17 hari lalu, tepatnya pada 20 April 2025.

Baca Juga: Begini Kronologi Kecelakaan Truk Pasir dengan Angkot Rombongan Guru SD Islam Quran Tahfidz As Syafiiyah, Mungkid yang Akan Takziah di Purworejo

Pagi kemarin sebelum berangkat takziah, guru warga Dukuh Semaken RT 1 RW 15 Desa Pucungrejo, Muntilan, Kabupaten Magelang tersebut sempat curhat ingin segera hamil sebelum suaminya berangkat berlayar lagi.

Kecelakaan maut di Desa Kalijambe ini melibatkan truk tronton bernopol B 9970 BYZ  yang menabrak angkot Kopada warna biru di depannya yang ditumpangi guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafi’iyah.

Akibat peristiwa kecelakaan tersebut, 11 orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian dan enam korban mengalami luka-luka.

Sebanyak 10 dari 11 korban tewas adalah guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafi’iyah. Sedangkan satu korban tewas lainnya adalah sopir angkot Kopada. (lis)

 

 

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#magelang #Bener #menikah #Muntilan #mendut #Kalijambe #rem blong #kecelakaan #purworejo