Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Begal Motor Anak Beraksi di Bandongan Magelang, Pelaku Ditangkap Massa

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 7 Mei 2025 | 03:38 WIB
Pelaku begal sepeda motor di Bandongan Magelang saat diamankan warga.
Pelaku begal sepeda motor di Bandongan Magelang saat diamankan warga.

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Seorang anak yang diduga pelaku begal berhasil ditangkap warga setelah hendak melakukan aksi perampasan sepeda motor di Dusun Kajoran, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Senin (5/5/2025) malam.

Pelaku berinisial F, 15, warga Salam, Bandongan. 

Sedangkan korbannya, RW, 13, siswa SD warga Magelang Selatan. Beruntung, pelaku yang masih di bawah umur berhasil diamankan warga.

Kasat Reskrim Polres Magelang Kota Iptu Iwan Kristiana menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat tiba-tiba menghampiri korban RW yang sedang nongkrong bersama temannya di Jembatan Ngembik, Kota Magelang.

Saat itu, F menawarkan knalpot brong secara gratis kepada RW. “Karena gratis, korban RW pun tertarik,” ujar Iwan kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (6/5/2025).

Selanjutnya, F minta RW untuk diantar mengambil knalpot brong tersebut.

Tanpa curiga, korban pun memboncengkan pelaku dengan sepeda motor Suzuki Smash bernopol AA 3843 QA yang dikendarainya.

Nahas, di tengah perjalanan, tepatnya di Dusun Karang, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, tiba-tiba pelaku F memukul RW dengan tangan kosong.

Seketika, korban menghentikan laju motornya.

“Korban pun berhenti lalu melemparkan motor Suzuki Smash yang dikendarai ke selokan. Saat itu, korban berteriak minta tolong ke warga kalau ada begal,” jelasnya.

Teriakan korban ini membuat F menjadi panik.

Ia pun memilih kabur dan bersembunyi di musala sekitar lokasi kejadian.  

Warga yang berdatangan langsung menangkap F.

Iwan memastikan pelaku tidak menjadi korban pengeroyokan setelah ditangkap.

Menurut dia, F nekat melakukan tindakan tersebut lantaran ingin menguasai motor korban.

“Dia pengin punya motor,” katanya.

Dikatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman apakah saat beraksi pelaku membawa celurit.

Sebab, dari keterangan pelaku, tidak membawa sajam, dan hanya memukul dengan tangan kosong.

“Kami juga masih belum mengetahui keberadaan sajam tersebut,” ujarnya

Iwan juga menyatakan kasus ini memiliki peluang untuk diselesaikan secara diversi, mengingat usia pelaku yang masih di bawah umur. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Bandongan #sepeda motor #Kabupaten Magelang #begal