RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang mematangkan kesiapan pemberlakuan angkot gratis untuk pelajar se-Kota Magelang yang totalnya mencapai 3.000-an anak jenjang SD-SMA.
Jika tidak meleset, kebijakan ini akan dimulai pada anggaran perubahan 2025.
Paling lambat awal 2026.
Banyak hal yang melatarbelakangi kebijakan ini.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi menjelaskan, pihaknya berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengurangi kemacetan, dan menggugah minat masyarakat menggunakan transportasi umum.
“Kebijakan ini juga bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat,” kata Candra kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Angkot gratis itu bisa dinikmati oleh siswa untuk pergi ke sekolah, maupun pulang sekolah. Bahkan untuk pergi ke tempat les sekolah.
Asalkan di jam operasional penjemputan dan pengantaran sekolah.
“Nanti waktunya (keberangkatan angkot) akan kita atur, karena setelah melayani anak sekolah, angkot-angkot itu juga bisa mengambil penumpang umum,” jelasnya.
Pihaknya telah mendata ada sekitar 100 angkot dari tiga perusahaan yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalankan program angkot gratis ini.
Sementara jumlah angkot yang beroperasional di Kota Magelang berjumlah 300 armada.
“Kita seleksi, karena tidak semua laik untuk program ini,” jelasnya.
Banyak persiapan yang dilakukan perusahaan angkot untuk menjadi mitra pemkot dalam program angkot gratis.
Mereka harus memasang perangkat GPS pada setiap angkot.
Kemudian angkot dinyatakan laik jalan, sopir memiliki SIM, sehat jasmani dan rohani, serta tidak diperkenankan merokok selama membawa anak-anak sekolah.
“Iya, sopirnya tidak boleh merokok, tidak boleh melontarkan kata-kata kasar. Intinya harus memberikan pelayanan yang ramah untuk anak-anak,” tuturnya.
Angkot-angkot itu juga akan diberi tanda, agar para siswa tidak salah menaiki angkot.
Pihaknya menerapkan skema kerja sama dengan sistem sewa kepada tiga perusahaan angkot.
Nilai sewa angkot berkisar Rp 150 ribu per hari per angkot.
Naura, siswi kelas 6 di salah satu SD yang berada di Magelang Tengah itu menyambut baik program angkot gratis.
Ia bahkan tak sabar menjadi anak SMP dan merasakan naik angkot bersama teman-teman menuju sekolah. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto