Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Hendra Lana Saputra Anak Buruh Tani Bawang Merah Brebes, Wisudawan Terbaik Untidar Magelang IPK 3,94, Satu-satunya Bergelar Sarjana dari 7 Bersaudara

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 13 April 2025 | 02:29 WIB
Hendra Lana Saputra wisudawan terbaik Untidar bersama orang tuanya usai wisuda Sabtu (12/4/2025)  di Magelang.
Hendra Lana Saputra wisudawan terbaik Untidar bersama orang tuanya usai wisuda Sabtu (12/4/2025) di Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang ­– Berasal dari keluarga yang pas-pasan, justru menjadi pemacu semangat Hendra Lana Saputra untuk menggapai cita-cita menjadi seorang sarjana.

Mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) Magelang asal Brebes ini menjadi wisudawan terbaik ke-69 dalam wisuda yang digelar Sabtu (12/4/2025). Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara ini berhasil meraih IPK 3,94 dengan masa studi 3 tahun 5 bulan 20 hari.

Lahir dari pasangan suami istri Sudi - Daminah dari Desa Pagejugan, Brebes, Hendra mengaku berasal bukan dari keluarga yang berada. Latar belakang pendidikan keluarganya rata-rata hanya sampai jenjang SMP.

Putra keenam dari tujuh bersaudara ini merupakan satu-satunya yang mengenyam pendidikan hingga sarjana.

Hendra mengaku, sampai di momen saat ini merupakan perjuangan yang sangat- luar biasa.

“Saya ini merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara. Kelima kakak serta adik saya yang kecil hanya lulusan SMP. Jadi hanya saya yang bisa sampai di tingkat sarjana,” ucapnya kepada Radar Magelang usai prosesi wisuda pada Sabtu (12/4/2025).

Hendra mengatakan, saat ini harusnya adiknya duduk di bangku SMA. Tapi, karena keterbatasan ekonomi, sang adik harus berhenti sekolah terlebih dahulu menunggu dirinya lulus kuliah.

“Setelah ini saya akan membantu keluarga untuk menyekolahkan adik hingga ke jenjang sarjana,” harapnya.

Saat ditanya mengenai keseharian orang tua, Hendra menjelaskan, sang ayah bekerja sebagai buruh tani bawang merah di lahan orang dan juga bekerja serabutan lainnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Dia pernah ditentang untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, namun ia berusaha untuk bisa membuktikan bahwa tekad dan usahanya membukakan jalan suksesnya.

“Saya sadar, bahwa hidup yang sedang berjalan ini bukan hanya impian saya melainkan harapan orang tua saya yang tidak sempat mengenyam pendidikan tinggi.

Saya ingin membuktikan bahwa seorang anak yang lahir dari keluarga sederhana dengan orang tua yang bekerja sebagai buruh tani bisa berdiri di podium sarjana,” ujar Hendra.

Perjuangan Hendra menempuh pendidikan tinggi tidak mudah. Ia mengandalkan beasiswa penuh dari KIP-Kuliah.

Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan seperti menjadi Duta Universitas Tidar, Duta Anti Narkoba Tegal, Forum Genre, bekerja lepas sebagai MC, dan mendirikan usaha makanan khas Tegal yaitu olos dengan sistem pesan antar.

“Dengan usaha ini, setidaknya bisa menutupi pengeluaran yang tidak terduga. Apalagi, jika harus meminta ke orang tua pastinya tidak enak. Meskipun orang tua juga masih mengirimkan, tapi memang terbatas,” ucapnya.

Hendra menekankan selama kuliah motivasi terbesarnya adalah keluarga. Mereka selalu mendoakan dan mendukungnya untuk meraih cita-cita yang sudah diimpikan.

Sementara itu, Rektor Untidar Magelang Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si menyampaikan, pada wisuda kali ini total ada 468 wisudawan. Ia mendorong untuk masa belajar di Untidar ini, dipercepat.

“Kami mempunyai pendekatan, untuk masa studi kali ini didorong untuk lebih pendek maksimal empat tahun 8 semester dan kalau bisa bisa tiga tahun,” paparnya.

Salah satu caranya dengan pendekatan nonskripsi. Pihaknya sudah mengarahkan ke setiap prodi untuk bisa segera menerapkan pendekatan kelulusan melalui nonskripsi.

“Secara legal dan formal SK rektornya sudah ada dan sudah diatur. Namun, untuk saat ini memang masih belum semua.

Baru sejumlah fakultas dan prodi seperti, FISIP, Teknik, FKIP dan sudah mulai, serta Fakultas Pertanian. Dan ini kita serahkan teknisnya ke masing-masing fakultas,” ujarnya. (rfk/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Universitas Tidar (Untidar) #Prof Dr Sugiyarto MSi #wisudawan terbaik #magelang