RADARMAGELANG.ID, Magelang – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti pastikan anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) tidak akan terdampak efisiensi. Hal ini disampaikan usai mengisi tabligh akbar di Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), Jumat (14/3/2025).
Abdul Mu'ti memastikan beberapa pos anggaran penting di bidang pendidikan tak akan terpengaruh kebijakan efisiensi anggaran.
Di antaranya dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan program Indonesia pintar (PIP) yang sudah berjalan sebelumnya.
“Sekolah tidak berpengaruh. Sehingga dana BOS dan PIP itu tidak ada pengurangan dan akan dibagikan utuh sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” kata Mu’ti.
Dia menuturkan, pemangkasan anggaran merupakan bagian dari upaya efisiensi yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, anggaran untuk program-program pendidikan, lanjut dia, seperti BOS dan PIP tetap berlanjut. “Tidak terdampak efisiensi anggaran,” imbuhnya.
Begitu pula, untuk tunjangan sertifikasi guru, ASN, dan non ASN tidak ada pengurangan. Semuanya akan dibagikan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Yang pasti untuk tunjangan sertifikasi guru baik ASN maupun non ASN saya pastikan tidak ada pengurangan. Mereka akan mendapatkan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo