RADARMAGELANG.ID, Magelang – Menteri Dikdasmen RI Abdul Mu’ti resmikan gedung Klinik Pratama Kiai Haji Ahmad Dahlan, Jumat (14/3/2025).
Keberadaan klinik ini diharapkan dapat mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat menuju Indonesia Emas 20245.
Abdul Mu’ti meminta kepada pengelola klinik dalam hal ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang agar tidak menjadikan klinik sebagai layanan berobat saja.
Lebih dari itu, bisa menumbuhkan budaya hidup sehat di masyarakat.
“Layanan kesehatan ini juga harus disertai dengan membangun masyarakat yang sehat, terutama dengan budaya dan gaya hidup yang sehat,” jelasnya, di kompleks perguruan Muhammadiyah Kota Magelang.
Ia mencontohkan, program preventif yang bisa dilaksanakan oleh PDM antara lain penyuluhan kesehatan, olah raga bersama, dan lainnya.
Yang pasti, program-program memberikan dampak terhadap permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat, salah satunya penurunan prevalensi stunting di Kota Magelang.
Menurutnya, generasi yang kuat dapat terwujud karena mengonsumsi makanan sehat dan punya gaya hidup yang sehat.
Karena itulah, Presiden RI Prabowo Subianto membuat program makan bergizi gratis (MBG).
Ia juga menceritakan pengalamannya mengunjungi salah satu sekolah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia mendapatkan laporan, bahwa sejak ada MBG, tingkat kehadiran siswa ke sekolah menjadi 100 persen.
Siswa senang mendapatkan MBG.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Jumari mengapresiasi langkah nyata PDM Kota Magelang meningkatkan amal usahanya di bidang kesehatan.
Ia optimistis, ke depan, seluruh PDM di eks Karesidenan Kedu seluruhnya memiliki rumah sakit.
“Akhirnya PDM Kota Magelang pecah telur. Pelan tapi pasti, suatu saat nanti (bisa) punya rumah sakit. Saya percaya PDM Kota Magelang mampu mendirikan rumah sakit,” tandasnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menambahkan, keberadaan Klinik Pratama Kiai Haji Ahmad Dahlan ini menandai kontribusi besar dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dalam peningkatan layanan kesehatan di Kota Magelang.
“Sebagai kota yang berorientasi pada sektor jasa, penambahan fasilitas kesehatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Magelang, tapi juga makin mengukuhkan posisi Magelang sebagai pusat layanan yang unggul di eks Karesidenan Kedu,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang dr Istikomah menyebut, Klinik Pratama KH Ahmad Dahlan menambah jumlah fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Magelang.
Saat ini, Kota Magelang memiliki lima puskesmas, dan beberapa klinik kesehatan.
“Klinik ini nantinya akan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan sesuai persyaratan dari Kemenkes, seperti jumlah dokter yang harus disediakan. Di sini sudah siap semua,” terangnya.
Klinik ini akan memberikan pelayanan dasar kesehatan, seperti poli umum, poli gigi, ibu dan anak. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto