Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Makan Bergizi Gratis di Magelang Tetap Berjalan Selama Bulan Puasa, Begini Menu dan Distribusinya

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 28 Februari 2025 | 17:56 WIB
Seorang siswa SD di Magelang dengan lahap menikmati menu makan dari program makan bergizi gratis.
Seorang siswa SD di Magelang dengan lahap menikmati menu makan dari program makan bergizi gratis.

RADARMAGELANG.ID, Magelang –Program makan bergizi gratis (MBG) selama bulan Ramadan akan tetap berjalan. Hanya saja menu makan dan distribusi MBG akan disesuaikan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG Kota Magelang, Rauuf Oktavian Nur menyampaikan, dari SK resmi yang sudah diterima, ada penyesuaian terkait distribusi MBG selama bulan puasa.

Biasanya distribusi dilakukan dengan menggunakan plato, selama puasa akan dilakukan menggunakan kemasan totebag yang ecofriendly.

“Dan untuk menu juga kita sesuaikan dengan makanan bergizi yang bisa dimakan saat buka puasa.

Seperti biskuit gandum coklat, susu, kurma 3 buah, telur puyuh, jeruk, ketan hitam, bubur kacang hijau, susu sereal, telur ayam, dan makanan bergizi lainnya,” jelasnya kepada Radar Magelang.

Saat ditanya mengenai kandungan gizinya, Rauuf menyampaikan, hal itu pasti akan dihitung lagi, apalagi kebutuhan kalori ketika puasa dengan hari biasa berbeda.

“Jadi nanti kami hitung lagi, apalagi kita juga ada ahli gizi yang bertugas untuk menghitung kandungan gizi dari setiap makanan yang akan dibawa pulang anak-anak,” ucapnya.

Adapun, pembungkus makan bergizi gratis saat Ramadan akan menggunakan kantong kertas atau paperbag.

Nantinya, kantong ini harus dibawa kembali ke sekolah ke esokan harinya dan ditukarkan dengan kantong yang berisi menu baru sehingga tidak menimbulkan sampah.

Dan nantinya, MBG bakal didistribusikan selama 14 hari efektif sekolah, mulai 6 hingga 25 Maret 2025.

Dengan distribusi akan dilakukan sekitar pukul 09.00, dimana petugas akan melakukan pengiriman paket MBG secara bertahap dan paralel ke sekolah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa selama Ramadan, menu yang dikirimkan bukan makanan segar seperti biasanya, melainkan makanan yang lebih tahan lama.

“Yang puasa bisa dimakan saat buka (puasa), yang tidak puasa dimakan diam-diam atau sembunyi-sembunyi,” cetusnya usai mengisi materi dalam retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang.

Selama bulan puasa, makanan MBG tidak lagi dikemas menggunakan ompreng. Tetapi akan didistribusikan menggunakan tas jinjing (tote bag).

Tas ini harus dikembalikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk ditukarkan dengan tas jinjing lainnya yang berisi makanan baru.

“Sehingga, program ini tidak menimbulkan masalah sampah baru,” ujar Dadan. (rfk/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#puasa #magelang #Mbg #distribusi #makan siang bergizi #Rauuf Oktavian Nur