RADARMAGELANG.ID, Magelang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) masih menunggu dan tetap welcome kepada para kepala daerah dari kader PDI Perjuangan yang hingga saat ini masih belum hadir, dan tetap ingin bergabung.
Meskipun kegiatan saat ini sudah berjalan empat hari, Mendagri Tito Karnavian mengaku, masih akan menunggu kedatangan kepala daerah dari kader PDIP.
Ia juga menyampaikan, sebenarnya dari hari pertama ada sejumlah kepala daerah dari kader PDIP yang sudah hadir.
“Karena mereka menyadari, bahwa ini adalah program pemerintah dan ini berguna untuk mereka sendiri, dan mereka tahu bahwa inilah pada saat pemilihan kan yang memilih rakyat. Tanggung jawabnya adalah kepada rakyat utamanya,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, partai itu hanya kendaraan. Partai hanya memberikan bleaching untuk maju, tapi ketika menjadi kepala daerah bukan dipilih oleh partainya, tapi dipilih oleh rakyatnya.
“Oleh karena itu, kehadiran di retret untuk kepentingan rakyat. Silakan tanya-tanya ke kepala daerah, antusiasmenya sangat luar biasa. Dan mereka betul-betul bisa bertemu.
Saya perintahkan untuk semua gubernur bertemu, berkumpul dengan para bupati wali kota yang ada di provinsinya,” ungkapnya.
Namun, Tito menegaskan akan dilakukan penilaian berbeda kepada kepala daerah yang mengikuti retret sejak hari pertama, dengan yang mengikuti retret di tengah perjalanan.
Sebab, kata dia, dalam pembobotan sisi kehadiran dijelaskan peserta harus menghadiri paling sedikit 90 persen kegiatan retreat.
Berdasarkan informasi yang diterima Jawa Pos Radar Magelang, hingga pagi ini sudah ada sejumlah kepala daerah dari kader PDIP yang hadir.
Salah satunya Bupati Magelang Grengseng Pamuji juga sudah berada di komplek Akmil Magelang.
Namun, untuk jelasnya siapa saja, saat ini masih menunggu informasi dari Kemendagri. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo