RADARMAGELANG.ID, Magelang - Kepala daerah yang merupakan kader PDI Perjuangan diketahui sudah berada di Magelang, Jawa Tengah. Namun mereka belum masuk ke kompleks Akademi Militer (Akmil) yang merupakan lokasi kegiatan orientasi kepemimpinan (retret) 2025.
Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari jumlah 503 kepala daerah yang tercatat, hingga saat ini yang hadir mengikuti kegiatan retret Magelang sebanyak 405 kepala daerah.
Sisanya 53 kepala daerah belum hadir, dengan lima di antaranya izin karena sakit, satu izin bersurat, dan sisanya ada 47 kepala daerah yang belum ada kabar.
Belum hadirnya 47 kepala daerah ini, kemungkinan merupakan para kader PDI Perjuangan. Yang mana sebelumnya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepala daerah dari PDIP untuk menunda kegiatan retret yang diadakan di Akmil, Magelang, Jawa Tengah.
Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Magelang, para kepala daerah PDIP yang belum hadir retret tersebut, saat ini sudah berada di sekitar Kota Magelang.
Mereka berkumpul di salah satu kafe di Kota Magelang. Di antaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, serta sejumlah kepala daerah lainnya dari kader PDIP.
Gubernur Jakarta Pramono Anung beserta rombongan kepala daerah dari PDIP menunggu putusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mengikuti retret kepala daerah yang di gelar di lembah tidar kompleks Akmil.
Diinformasikan, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan, hingga saat ini seluruh kepala daerah dari kader PDIP sudah berkumpul di Magelang dan siap untuk mengikuti retret. Namun, pihaknya masih menunggu instuksi dari pusat.
“Saya kira semua sudah paham ya, bahwa kita hari ini menunggu di Magelang. Karena kita menunggu keputusan dari DPP PDI Perjuangan yang masih sangat dinamis di Jakarta.
Kemudian pada prinsipnya kita semua ini siap untuk melakukan retret dan bahkan sudah ada di Magelang. Kita harus siap sewaktu-waktu,” jelasnya saat ditemui di salah satu kafe di Kota Magelang, Sabtu (22/2/2025).
Hasto mengatakan, instruksi dan arahan dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, melalui Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan kepada seluruh kepala daerah yang merupakan kader PDIP bahwa akan mengikuti retret ini. Jadwalnya akan diatur kemudian.
“Mas Pram sudah berkomunikasi dengan pemerintah maupun berkomunikasi dengan penyelenggara yang ada di Magelang, saya kira itu arahannya bahwa kita kompak ini sebanyak 55 orang untuk kemudian nanti bersama-sama ikut retret. Kkemudian akan diatur waktunya untuk masuk. Belum hari ini tapi semua ikut,” terangnya.
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menambahkan, hasil bincang-bincang dengan Gubernur Pramono, dan arahan dari ketua umum, pada prinsipnya semua siap mengikuti retret dan waktunya akan ditentukan.
“Prinsipnya semua siap mengikutinya retret dan waktunya akan ditentukan. Sama dengan Pak Hasto ya, maka kami standby di Magelang sambil menunggu arahan lanjut dari ibu ketua umum,” ucapnya.
Untuk waktunya nanti akan disampaikan lebih lanjut sesuai dengan arahan ketua umum. “Intinya kami siap untuk mengikuti retret, bareng-bareng arahan Mas Pram tadi bareng kompak serentak,” ujarnya lebih lanjut. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo