Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

47 Kepala Daerah Masih Belum Tiba di Tempat Retret, Ini Kata Mendagri Tito Karnavian

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:22 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavia bersama kepala daerah senam bersama, Sabtu (22/2/2025) di kompleks Akmil Magelang.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavia bersama kepala daerah senam bersama, Sabtu (22/2/2025) di kompleks Akmil Magelang.

RADARMAGELANG,ID,  Magelang – Jumlah kepala daerah yang mengikut orientasi kepemimpinan (retret) di komplek Akmil Magelang hingga saat ini belum bertambah.

Total masih 450 kepala daerah yang mengikuti rangkaian retret pada hari kedua, Sabtu (22/2/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyampaikan, dari 503 kepala daerah, untuk saat ini jumlahnya masih sama yakni 450 kepala daerah yang mengikuti retret. Dan yang tanpa alasan masih 47 orang.

Lanjut dia, Sabtu ini dari  47 ini, apakah ada yang menyusul, atau apakah ada yang menyatakan tidak ikut, akan terlihat jelas.

“Yang tidak ikut itu akan mengirimkan wakilnya atau sekda. Rasanya masih memungkinkan, kalau hari ini menyusul bergabung apapun alasannya. Jamnya belum tahu,” ungkap Bima.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menganggap bahwa kegiatan orientasi saat ini sangat penting.

Bukan kepentingan pusat, melainkan kepentingan daerah itu sendiri. Agar para kepala daerah memiliki bekal yang cukup sebelum lima tahun nanti melangkah.

“Ini hanya kegiatan 7 hari, dibanding dengan 5 tahun mereka akan bekerja. Jadi kalau enggak mengambil bagian, ya rugi sendiri nanti.

Mereka akan kehilangan momentum untuk bisa mendapatkan teman baru, mengenal para menteri, dan juga kenal dengan gubernur misalnya.

Ya kehilangan momentum itu, ya nanti setelah itu mereka harus mencari sendiri jalur mungkin untuk kenal,” ungkapnya.

Tito menyampaikan, kegiatan orientasi ini bermanfaat bukan hanya untuk satu partai, dua partai, tiga partai, tapi semua kepala daerah. B

ukan posisi partainya, tapi posisi kepala daerahnya, yang diharapkan. Karena kepala daerah dipilih oleh rakyat dan mereka harus bertanggung jawab kepada rakyat kembali.

Ujar dia, partai hanya kendaraan bisa ikut dalam pemilihan. “Ketika dia terpilih, dia tanggung jawabnya nomor satu kepada rakyatnya yang memilih. Silakan nanti rakyat yang menilai,” ujarnya usai memberikan materi. (rfk/lis)

 

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#bima arya #tito karnavian #magelang #menteri dalam negeri #Retret #kepala daerah #Akmil Magelang #Wamendagri