RADARMAGELANG.ID, Magelang – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang berlangsung meriah.
Perayaan menampilkan tarian khas Tionghoa, atraksi barongsai dan liong, hingga pesta kembang api.
Cap Go Meh yang dirayakan dua pekan setelah Tahun Baru Imlek ini selalu menyedot perhatian warga.
Perayaan diawali sembahyang terlebih dahulu yang dilakukan pada sore hari.
Pada malam harinya dilanjutkan dengan acara pesta Cap Go Meh yang disuguhi dengan berbagai pertunjukan serta kuliner lontong Cap Go Meh.
Wakil Ketua Harian TITD Liong Hok Bio Kota Magelang Gunawan menyampaikan, perayaan Cap Go Meh ini selalu diadakan pada bulan purnama yang pertama kali hadir di tahun Baru Imlek.
Atau tiap tanggal 15 pada bulan pertama penanggalan Tionghoa.
“Perayaan Cap Go Meh ini identik dengan lontong Cap Go Meh,” ungkapnya.
Gunawan mengatakan, lontong ini bermakna kerukunan, persatuan semakin erat, semakin rapat, semakin rukun antarkeluarga satu dengan yang lainnya.
“Kalau merah merahnya dalam hal ini diwakili oleh sambal rempelo ati. Merah itu bermakna kebahagiaan,” jelasnya.
Untuk bubuk kedelai yang warnanya kuning keemasan, jelas dia, merupakan simbol kejayaan ataupun kemakmuran.
“Karena itu, kami mengadakan pesta ataupun seremoni yang berisi dengan pentas seni, dilanjutkan dengan pesta kembang api,” katanya.
Pesta kembang api dimulai mulai pukul 22.00 dengan durasi kurang lebih 10 menit.
Aneka cahaya yang dihasilkan dari letusan kembang api menghiasi langit Alun-alun Kota Magelang.
Banyak warga yang berkumpul untuk mengabadikan momentum tersebut. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto