Semangat mereka makin berkobar untuk menampilkan akrobrat terbaik sambil memainkan kepala barongsai yang beratnya mencapai puluhan kilogram itu.
Mereka melompat dan berjingkrak.
Hal ini dirasakan Rizal Hernanda Windarto Putra, pemain barongsai dari Sasana Singa Emas TITD Liong Hok Bio Kota Magelang.
Nanda, begitu akrap disapa, merasakan kepuasan tersendiri sebagai pemain barongsai.
Adalah ketika gemuruh suara tepuk tangan penonton memberikan energi positif terhadap penampilannya.
"Tentunya menambah semangat, bangga, dan senang sekali kita bisa menghibur masyarakat. Apalagi bisa melihat penonton antusias seperti itu, kita senang sekali," kata Nanda kepada Jawa Pos Radar Magelang saat tampil di Artos Mall, Rabu (29/1/2025).
Nanda mempersiapkan penampilan spesialnya di hari Imlek itu sebulan lamanya.
Ia berlatih tiga kali dalam sepekan.
"Setiap Selasa, Kamis, dan Minggu sekitar pukul 19.00 sampai 22.00," ujar pelajar SMK Negeri 3 Kota Magelang ini.
Setelah pentas pada momen Imlek di Artos Mall, dua pekan lagi ia kembali tampil dalam momen Cap Go Meh.
"Kita akan tampil lagi di sini," ujarnya.
Ada tantangan tersendiri ketika tampil di tengah ribuan penonton.
Ia harus fokus dan tetap mengatur emosi, agar tidak terburu-buru yang berujung gagal dalam melakukan atraksi.
"Kita juga harus bisa memainkan perasaan, agar penampilannya bernyawa. Juga bisa menjaga kekompakan dengan temannya," tuturnya.
Baca Juga: Pentas Akrobatik Barongsai di Atrium Artos Mall Magelang Ditonton Ribuan Orang, Begini Keseruannya
Sekalipun sudah lama menggeluti kesenian tradisional asal Tiongkok itu, Nanda mengaku tetap berhati-hati saat tampil.
Terguling saat latihan pun masih kadang dialami.
"Saya ikut seperti ini sudah sejak kelas 6 SD. Awalnya saya belajar liong. Tapi saat pandemi Covid-19, banyak pemain barongsai yang keluar. Saya coba belajar," akunya.
Ia pun ketagihan.
Sampai sekarang, Nanda menjadi pemain barongsai jenis Fatsan/Foshan dan menjadi pemain depan. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto