Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sambut Imlek, Umat Tionghoa Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang Membersihkan dan Menyucikan Rupang Dewa-Dewi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 23 Januari 2025 | 20:33 WIB
Sepekan sebelum Imlek, Umat Tionghoa Kota Magelang menggelar ritual Kimsin, yakni membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi Kelenteng Liong Hok Bio, Kamis (23/1/2025)
Sepekan sebelum Imlek, Umat Tionghoa Kota Magelang menggelar ritual Kimsin, yakni membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi Kelenteng Liong Hok Bio, Kamis (23/1/2025)

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Sepekan sebelum Hari Raya Imlek, sejumlah persiapan dilakukan warga Tionghoa di berbagai daerah.

Di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang, masyarakat Kota Magelang menggelar ritual Kimsin, yakni membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi, Kamis (23/1/2025).

Sebelum mengawali prosesi cuci Kim Sin, umat Tionghoa Kota Magelang mengawali hari dengan sembahyang Sang An terlebih dahulu.

Prosesi ibadah dimulai sekitar pukul 07.00, dilanjutkan sekitar pukul 08.30 dengan prosesi Kim Sin membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi.

Anggota Sesi Ritual di TITID Liong Hok Bio Kota Magelang Rudy Budiono mengatakan, sembahyang Sang An ini merupakan cara umat Tionghoa melepas kepergian Dewa Dapur yang naik ke surga untuk menghadap Tuhan.

Sembahyang Sang An ini dipercaya, di mana Dewa Dapur melaporkan segala aktivitas maupun perbuatan manusia di bumi ini.

“Upacara sembahyang ini tujuan utamanya adalah mengantarkan kepergian Dewa Dapur menghadap Kaisar Langit atau Tuhan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang usai sembahyang Sang An.

Setelah sembahyang ini, para umat akan melaksanakan tradisi bersih-bersih altar serta membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi.

Di TITD Liong Hok Bio Kota Magelang terdapat 15 rupang, dengan tuan rumahnya Dewa Bumi.

“Membersihkan patung itu kita menyongsong hari baru di Tahun Baru Imlek. Maka, semua harus bersih, kita tinggalkan yang lalu. Termasuk diri kita harus lebih baik dari hari yang lalu. Kita songsong tahun baru dengan diri kita yang bersih,” katanya.

Prosesi menyucikan patung itu dilaksanakan dengan perlakuan khusus.

Alat-alat pembersihan yang digunakan, seperti kuas dan lap.

Selain itu, orang yang terlibat dalam ritual pembersihan patung wajib mempersiapkan diri, seperti membuang pikiran buruk dan berniat untuk menjadi insan yang lebih baik.

Mereka juga harus membersihkan diri dengan mandi, keramas, serta ada yang menjadi vegetarian sebelum menjalani ritual Kimsin.

Ia menyampaikan, untuk agenda bazar UMKM yang sebelumnya akan dilaksanakan di Jalan Daha, nantinya akan dipindah di Jalan Pemuda atau sepanjang Kawasan Pecinan Kota Magelang, dengan tajuk Bazar Ekonomi Kreatif. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Imlek #patung dewa dewi #Kelenteng Liong Hok Bio #Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang #umat Tionghoa #rupang #jelang imlek #Kota Magelang