RADARMAGELANG.ID, Magelang—Hujan yang mengguyur dengan intensitas tinggi menyebabkan talut di Jalan Buton RT 02 RW 04 Kelurahan Kedungsari, Magelang Utara longsor, Senin (20/1/2025) pukul 19.00.
Longsoran talut dan tembok pembatas milik Lena itu menimpa rumah Kiai Saiful Karim.
Beruntung, saat kejadian, penghuni rumah sedang di luar kota, sehingga tidak sampai menelan korban jiwa.
Namun akibat kejadian itu, rumah yang terdiri atas dua kamar semi permanen yang biasanya dihuni santriwati itu roboh.
Dapur dan kamar mandi rusak berat. Kamar santri roboh akibat tidak mampu menahan beban.
Selain itu, atap garasi harus dirobohkan karena tertimpa runtuhan bangunan atap kamar yang berdiri di atasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Machbub Yani Arfian mengatakan, pasca kerjadian, pada Selasa pagi (21/1/2025) sejumlah relawan baik PMI maupun garda relawan, petugas Damkar, anggota Polri serta warga setempat bergotong royong menyelamatkan barang berharga serta membersihkan puing-puing yang berpotensi menimpa penghuni.
“Petugas Damkar menggunakan alat pemotong beton merobohkan tembok di atas bangunan Bapak Saiful Karim, karena berpotensi runtuh dan membahayakan bangunan di bawahnya,” katanya.
Dikatakan Machbub Yani Arfian, BMKG memprediksi hujan intensitas tinggi bakal mengguyur wilayah Kota Magelang dalam beberapa hari ini.
Karena itu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan.
“Kota Magelang telah mengeluarkan Surat Keputusan Siaga Bencana Hidrometeorologi dan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi.,” ujarnya.
Machbub menambahkan, BPBD Kota Magelang telah mendirikan Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi dan menigkatkan patroli serta upaya mitigasi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan dan meningkatkan kerja sama saat terjadi bencana di Kota Magelang.
Sementara itu, dini hari kemarin, sebuah pohon Pinus setinggi 15 meter tumbang di Kawasan Kebun Raya Gunung Tidar.
Pohon tumbang itu menimpa rumah warga di wilayah Tidar Baru. Akibatnya, satu rumah rusak ringan dan satu warga luka ringan di kepala.
“Korban luka atas nama Eny Widarti, mengalami luka robek di bagian kepala,” katanya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto