RADARMAGELANG.ID, Magelang –PPSM Sakti Magelang harus puas membawa pulang satu poin saat dijamu Persipur Purwodadi dalam laga lanjutan Liga 4 Jateng di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Rabu (8/1/2025) sore.
Padahal tim berjudul Macan Tidar ini sudah unggul hingga tambahan waktu babak kedua.
Namun kemenangan PPSM Sakti harus sirna usai gol kontroversi Rizy Imam Kurniawan melalui upaya tendangan bebas pada menit 90.
Selama jalannya pertandingan, kedua tim bermain seimbang.
Aksi jual beli serangan tersaji selama jalannya pertandingan.
PPSM Sakti unggul lebih dulu setelah di menit 39, Usama Ahmad Raihan berhasil membobol gawang Persipur. Skor 0-1 bertahan hingga babak pertama usai.
PPSM Sakti kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-62 lewat tendangan Bagus Khairil Anwar.
Seperti di match sebelumnya, lini belakang PPSM kembali melonggar dan terlena.
Petaka terjadi di menit 82, pemain Persipur berhasil memanfaatkan kemelut bola di depan gawang PPSM. Abdul Rosyid mencetak gol pertama hingga skor menjadi 1-2.
Skuad Macan Tidar yang sudah unggul, harus kembali menelan pil pahit. Di tambahan waktu babak kedua, terjadi insiden di depan kotak penalti yang dilakukan pemain PPSM Sakti. Pelanggaran itu memberikan kesempatan bagi Persipur untuk melakukan tendangan bebas cepat. Hasilnya, tendangan quick free kick itu menghasilkan gol.
Tendangan quick free kick ini sempat diprotes para pemain PPSM Sakti. Pasalnya, para pemain merasa posisi bola tersebut sudah berpindah. Padahal ketentuan utama dalam melakukan quick free kick adalah posisinya berada tepat di titik terjadinya pelanggaran dan tidak bergerak atau statis saat hendak ditendang. Apabila dua ketentuan tersebut dipenuhi, maka tendangan bebas secara sah sudah dapat diambil oleh seorang pemain sesegera mungkin.
“Kondisi kemarin, bola sudah berpindah dari titik pelanggaran dan pemain Persipur juga memindahkan bola tersebut menggunakan tangan mereka. Dan harusnya, tendangan quick free kick tersebut tidak sah,” jelas Manajer PPSM Sakti Magelang Zakky Firdaus saat dihubungi Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (9/1).
Zakky menyampaikan, pihaknya sudah melayangkan protes ke pengawas pertandingan. “Harapan kami kejadian tersebut tidak terjadi di pertandingan selanjutnya,” harapnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto