RADARMAGELANG.ID, Magelang—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang telah melakukan skrining kesehatan kepada puluhan sopir angkutan kota (angkot) di Terminal Tipe C Magersari.
Hasil dari pemeriksaan kesehatan itu, didapati beberapa sopir mengalami gangguan kesehatan, seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Serta paling banyak mengalami obesitas berdasarkan pengukuran indek massa tubuh (IMT).
Kepala Dinkes Kota Magelang dr Istikomah menjelaskan, skrining kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Juga mengedukasi para sopir angkot mengemudi dalam keadaan sehat.
“Upaya kesehatan kerja (UKK) pemeriksaan pengemudi ini merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat di area terminal,” ujar Istikomah, Senin (6/1/2025).
Terminal dipandang sebagai pusat aktivitas perekonomian masyarakat.
Maka tidak dipungkiri menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dari berbagai latar belakang ekonomi dan latar belakang kesehatan yang berbeda.
“Pengemudi juga seringkali memiliki keterbatasan dalam akses layanan kesehatan, baik dari segi biaya, waktu, maupun informasi. Selain itu, pola hidup yang sibuk, membuat mereka kurang memerhatikan kesehatannya,” terangnya.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan dengan sistem jemput bola seperti ini adalah cara untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada kelompok rentan.
Terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan formal. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto