RADARMAGELANG.ID, Magelang – Ujicoba makan gratis mulai dilakukan di Kota Magelang. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang melakukan uji coba program makan gratis untuk anak-anak, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui.
Dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi di Jurangombo Selatan, Magelang Selatan mulai memproduksi 328 porsi makan gratis untuk warga di Kelurahan Magersari.
“Kami sudah mendapatkan arahan dari Dinkes dan Puskesmas setempat untuk memilih kelurahan yang benar-benar lebih membutuhkan secara ekonomi dan kami pilih Kelurahan Magersari dengan total 328 penerima, yaitu 14 ibu hamil, 93 ibu menyusui, dan 201 balita,” jelas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang M Rauuf Oktavian Nur kepada wartawan, Kamis (26/12/2024).
Rauuf menyampaikan, pihaknya menyiapkan untuk target ujicoba siswa sekolah.
Di mana data yang sudah masuk ada sekitar 3.000 siswa.
“Namun karena dinamika yang ada, serta kita juga membutuhkan izin dari Dinas Kesehatan setempat. Sehingga hingga jadwal siswa sekolah sudah libur, kita belum bisa ujicoba ke siswa. Karena keterbatasan waktu. Oleh sebab itu, kita beralih ke balita, ibu hamil, serta ibu menyusui,” ungkapnya.
Ia mengatakan, saat ini sudah disiapkan menunya, dan ini program makan bergizi bukan makan kenyang.
Karena itu, gizinya dihitung oleh tim ahli gizi yang berkoordinasi langsung tim Dinkes dan ahli gizi dari Puskesmas setempat.
“Kami sudah persiapan mulai jam 04.00 WIB dan selesai proses masaknya sekitar jam 07.00. Setelah itu, ke proses packing dan langsung didistribusi ke lokasi,” katanya.
“Di sini yang kita perhitungkan adalah gizi. Jadi, dengan gizi yang sudah sesuai, kita baru menghitung budget-nya berapa? Dan Alhamdulillah di Kota Magelang dengan Rp 10.000 bisa terpenuhi, berbeda dengan daerah lain. Seperti di Merauke ya tidak mungkin Rp 10.000,” tambahnya.
Rencananya untuk launching program ini, nantinya langsung diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 2025.
“Untuk waktunya kapan, kita tunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat,” jelasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto