Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Viral! Video Enam Remaja Bermotor Mencuri Tempe di Menowo Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 11 Desember 2024 | 03:44 WIB
Enam pelaku naik dua motor saat mencuri tempe di rumah produksi tempe Barokah Mbarokahi milik Tamsuri di Jalan Serayu Timur, Menowo, Kedungsari, Magelang Utara.
Enam pelaku naik dua motor saat mencuri tempe di rumah produksi tempe Barokah Mbarokahi milik Tamsuri di Jalan Serayu Timur, Menowo, Kedungsari, Magelang Utara.

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Sejumlah remaja melakukan aksi nekat mencuri tempe yang dijemur.

Aksi mereka terekam CCTV yang dipasang oleh pemilik usaha tempe tersebut.

Bahkan video pencurian itu viral di media sosial.

Aksi pencurian terjadi Minggu (8/12/2024) sampai Senin (9/12/2024) dini hari sekitar pukul 23.00 sampai 05.00 di Jalan Serayu Timur, Menowo, Kedungsari, Magelang Utara.  

Sejumlah pemuda berobencangan dua motor berhenti di depan rumah produksi tempe Barokah Mbarokahi milik H Tamsuri.

Terlihat mereka melakukan aksinya sebanyak dua kali.

Tamsuri mengatakan, pencurian tempe sudah dua kali terjadi. Pertama sekitar setahun lalu, dan terbaru Senin (9/12/2024) dini hari.

Tempat usaha tempe Barokah Mbarokahi milik Tamsuri yang menjadi sasaran pencurian sejumlah remaja.
Tempat usaha tempe Barokah Mbarokahi milik Tamsuri yang menjadi sasaran pencurian sejumlah remaja.

“Kejadiannya Senin (9/12/2024) sekitar pukul 01.00,”katanya.

Dikatakan, pelaku mencuri dua lonjor tempe ukuran dua meter dan tempe ukuran 20 sentimeter atau sekitar 40 buah tempe.

“Pelakunya enam orang naik dua sepeda motor. Motor yang mereka pakai tidak ada pelat nomornya,” jelasnya.

Menurut Tamsuri, tempe itu sengaja diletakkan di teras dan dekat Kali Manggis.

Tujuannya, agar tempe terkena angin saat dijemur, sehingga proses pematangan berjalan optimal.

Tamsuri mengaku, harga tempe ukuran dua meter sekitar Rp 80.000 dan ukuran yang kecil Rp 30.000.

Meski mengalami kerugian, Tamsuri memilih tidak melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

“Yang penting polisi sudah mengetahui ada kejadian seperti ini,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Magelang Kota Iptu Iwan Kristiana mengatakan, pihaknya belum menerima adanya laporan tersebut.

Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan.

“Belum ada aduan atau laporan masuk, tapi tetap dilidik,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pencurian #polres magelang kota #Magelang Utara #Kedungsari #Pabrik Tempe