RADARMAGELANG.ID, Magelang – Hadirnya aplikasi iMagelang membuat Perpustakaan Kota Magelang makin kekinian.
iMagelang merupakan sebuah aplikasi mobile perpustakaan berbasis digital yang dapat diakses dengan perangkat elektronik, seperti gawai dan komputer.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang Nurwiyono menjelaskan, iMagelang dihadirkan untuk memberikan kemudahan masyarakat mengakses informasi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Bahkan para disabilitas dapat mengaksesnya, tanpa harus datang langsung ke Perpustakaan Kota Magelang.
“Aplikasi iMagelang sudah kami sempurnakan dengan fitur membaca teks ke ucapan, sehingga memungkinkan tuna netra membaca buku, sambil mendengarkan,” kata Nurwiyono kepada Jawa Pos Radar Magelang, Jumat (6/12/2024).
Ia memastikan pengguna iMagelang tidak akan bosan membaca buku.
Karena iMagelang telah dilengkapi fitur atraktif.
Di mana ada sensasi membuka buku ketika berganti halaman bacaan.
“Dan sekarang, pembaca bisa menandai halaman buku digital yang telah dibaca. Sehingga ketika keluar dari aplikasi dan ingin melanjutkan bacaannya, bisa langsung menuju halaman baca yang sebelumnya sudah ditandai,” imbuhnya.
Tidak hanya itu saja, Plt Kabid Penyelenggara Perpustakaan Disperpusip Kota Magelang Leny Adriana Mesah menambahkan, halaman buku yang tersaji di aplikasi iMagelang juga dapat diberi block warna atau dicoret, layaknya meng-highliter atau menandai bagian-bagian kalimat dan kata yang dianggap penting.
“Selain itu, pembaca juga bisa mengubah mode terang dan gelap ketika ingin membaca buku. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing pembaca,” ucapnya.
Hadirnya fitur-fitur baru ini, diharapkan bisa membuat pengunjung iMagelang semakin betah membaca buku secara daring.
Serta mengurangi ketergantungan penggunaan gawai untuk menonton konten-konten negatif.
Sejak iMagelang disempurnakan, kata Leny, jumlah pengunjung iMagelang semakin bertambah.
Ia berharap, inovasi Perpustakaan Kota Magelang ini dapat memantik geliat baca buku semakin membudaya di kalangan masyarakat.
Saat ini, sudah ribuan buku bisa diakses secara gratis.
“Kita punya koleksi 6.488 eksemplar buku dari 4.178 judul buku digital.
Semua judul buku ini bisa dibaca secara daring,” tuturnya.
Koleksi buku itu akan terus ditambah.
Pihaknya juga memberikan kesempatan bagi para pembaca untuk mengusulkan jenis dan judul buku yang menarik untuk menjadi koleksi baru Perpustakaan Kota Magelang.
“Kami berusaha memberikan pelayanan yang memenuhi harapan masyarakat,” ucapnya.
Ia mengajak masyarakat mengunduh aplikasi iMagelang di Play Store.
Masyarakat tidak perlu khawatir, karena selain gratis, aplikasi ini tidak akan menguras memori internal gawai.
Sebab, aplikasi iMagelang sangat ringan, hanya 16 megabyte (MB).
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi iMagelang, perpustakaan digital milik Disperpusip Kota Magelang,” ajaknya. (put/bis/aro)
Editor : H. Arif Riyanto