Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Kapolri dan Panglima TNI Tegaskan Tak Ada Taruna-Taruni Titipan di Akademi TNI dan Akpol

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 29 November 2024 | 23:56 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewisuda 1.104 taruna-taruni Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewisuda 1.104 taruna-taruni Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol)

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Sebanyak 1.104 taruna-taruni mengikuti wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Pendidikan (TP) 2024 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (29/11/2024).

Mereka terdiri atas 430 taruna Akademi Militer, 200 taruna Angkatan Laut, 149 taruna Akademi Angkatan Udara, dan 325 taruna/taruni Akpol.

Dalam wisuda kali ini, hadir secara langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan, pada kali ini ada 1.104 taruna dan taruni yang diwisuda.

Setelah diwisuda, mereka akan kembali ke akademinya masing-masing.

“Akademi Militer di Magelang, kemudian Akademi Kepolisian di Semarang, Akademi Angkatan Laut di Surabaya, dan Akademi Angkatan Udara di Jogjakarta,” jelasnya.

Pendidikan ini, kata dia, merupakan langkah awal dalam perjalanan karier mereka menuju cita-cita menjadi perwira TNI/Polri yang tangguh berkarakter dan berintegritas dalam mengawal bangsa dan negara menuju Indonesia Emas 2045.

Ia mengatakan, taruna-taruni yang diwisuda ini tadinya dari sipil, dan mereka diseleksi secara selektif.

Mereka ini merupakan anak-anak bangsa yang terbaik, dan secara sistematis mereka akan menjalani pendidikan selama empat tahun untuk memiliki integritas yang baik, profesional, dan dedikasi yang baik sebagai taruna.

“Sebelum mereka mendapatkan pendidikan di akademinya masing-masing,” ucapnya.

Jenderal Agus berharap, kepada para taruna-taruni ini agar ke depan dapat terus menjaga dan memupuk semangat dan mentalitas integrasi yang telah tertanam selama pendidikan ini walaupun menempuh pendidikan di tempat yang berbeda.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan, pendidikan dasar ini adalah permulaan kegiatan integrasi, khususnya dalam pembentukan dasar sebagai perwira. Dan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan sinergitas yang terus dibangun.

“Setelah ini, mereka akan kembali ke akademinya masing-masing dan menjalani pendidikan selama empat tahun. Namun, di setiap tahapan pendidikan akan ada kegiatan bersama, dengan harapan untuk menjaga sinergitas antara TNI dan Polri,” ungkapnya.

Ia menegaskan, yang namanya pendidikan di akademi, baik akademi militer, akademi kepolisian, akademi angkatan laut, dan akademi angkatan udara adalah tempat untuk mempersiapkan orang-orang yang terbaik untuk masa depan.

“Oleh karena itu, kita memberikan ruang untuk seluruh calon-calon taruna yang akan mendaftar. Dan kami akan memilih yang memiliki kualitas terbaik,” ucapnya.

Saat ditanya apakah taruna-taruni yang lolos ini masih ada titipan atau rekomendasi dari pejabat?

“Di sini saya dan panglima dengan tegas bahwa yang kita pilih adalah yang bisa melalui proses tes dan mendapatkan hasil yang terbaik. Di luar itu kita abaikan, tanpa adanya intervensi, demi untuk mempersiapkan calon-calon terbaik,” tegasnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#taruna #akpol #Panglima TNI #taruni #Akmil Magelang #kapolri