Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Ari Waryono, Mahasiswa Non-Muslim Berprestasi di Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang

Magang Radar Magelang • Senin, 18 November 2024 | 06:40 WIB
Ari Waryono bersama Muhammad Irham dan Reza Nevlyn Saputra saat berlaga dalam Pimnas ke-37 di Unair Surabaya.
Ari Waryono bersama Muhammad Irham dan Reza Nevlyn Saputra saat berlaga dalam Pimnas ke-37 di Unair Surabaya.

RADARMAGELANG.ID, Magelang--Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) melaju di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 yang digelar di Universitas Airlangga, Surabaya pada 14-19 Oktober 2024.

Mereka adalah Ari Waryono, Muhammad Irham dan Reza Nevlyn Saputra.

Mahasiwa Teknik Otomotif ini membawakan inovasi dengan judul Eksperimental Pemanfaatan Perubahan Fasa Liquified Petroleum Gas (LPG) sebagai Intercooler untuk Meningkatkan Performa Kendaraan Berbahan Bakar Gas.

"Waktu itu saya ikut PKM yang skemanya riset eksakta. Riset ini berhubungan dengan otomotif tentang kendaraan berbahan bakar LPG tapi kami mengembangkan lagi. Kami memanfaatkan perubahan fasa dari LPG tersebut untuk mendinginkan udara yang masuk ke mesin, jadi performanya lebih baik," cerita Ari Waryono yang menjadi ketua tim, ketika ditemui Jawa Pos Radar Magelang di bengkel Mitsubishi PT Bumen Redja Abadi, tempatnya magang kerja Sabtu (16/11/2024) lalu.

Penelitian ini memanfaatkan energi yang kerap terbuang secara cuma-cuma pada kendaraan berbahan bakar LPG yaitu energi dingin akibat perubahan fase.

Dengan inovasi tersebut menjadi pembeda tim dari Unimma dengan mahasiswa lain yang kebanyakan penelitiannya merujuk pada dunia farmasi dan kedokteran.

Ari menjelaskan timnya lolos ke Pimnas karena inovasi yang ditelitinya menggunakan bahan bakar fasa yang lebih ramah lingkungan.

Namun tim ini hanya sampai 112 besar dari 525 kelompok yang lolos tingkat nasional.

Meski begitu tak menyurutkan semangat Ari untuk terus menoreh prestasi.

Tak hanya berhasil lolos Pimnas, Ari pernah mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM dalam bidang kewirausahaan dan berhasil hingga lolos pendanaan.

Ada hal menarik dari sosok Ari Waryono.

Menjadi mahasiswa di perguruan tinggi berbasis agama Islam, orang akan menyangka ia seorang muslim.

Realitanya, Ari adalah pemeluk agama Katolik.

Meski menjadi kaum minoritas, Ari akui kampus Unimma tidak mendiskriminasi karena perbedaan keyakinan.

Ari bahkan tak menyangka bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi dan berhasil mengharumkan nama Unimma.

Bahkan ia pernah mendapatkan nilai tertinggi pada mata kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIKA) di kelasnya.

Ini menunjukkan bahwa semangat belajarnya yang tak pernah surut.

Terbukti di usianya yang saat ini sudah 32 tahun, tidak merasa malu kuliah bersama mahasiswa lain yang usianya jauh lebih muda.

Ari mengaku memilih Unimma sebagai tempat menimba ilmu karena kampusnya dekat dengan rumahnya.

Selain itu terdapat program studi yang sesuai dengan keinginannya, yaitu teknik otomotif.

"Di Unimma ada prodi yang sesuai dengan bidang pekerjaan saya, otomotif. Terus, dekat juga dari rumah,” imbuh Ari yang juga punya usaha barbershop di dekat Tuguran ini. (mg21/mg25/ton)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#universitas airlangga #Pinmas #non islam #Unimma #katolik #Universitas Muhammadiyah Magelang