Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Viral! Video Pelaku Klitih Tertangkap dan Diamuk Massa di Bandongan, Magelang, Begini Penjelasan Polisi yang Sebenarnya

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 5 November 2024 - 21:37 WIB
Pelaku klitih yang diamuk massa di Klegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Selasa (5/11/2024) dini hari.
Pelaku klitih yang diamuk massa di Klegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Selasa (5/11/2024) dini hari.

RADARMAGELANG.ID, Magelang–Video viral tertangkapnya pelaku klitih di Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang dan sempat diamuk massa, Selasa (5/11/2024) mendapat tanggapan dari Polres Magelang Kota.

Video yang viral itu memperlihatkan korban aksi pelaku klitih yang mengalami luka sayatan senjata tajam di lengan tangan.

Setelah itu, tampak pelaku yang berhasil ditangkap dan dihajar massa hingga babak belur dihajar massa.

Video dengan caption “Infonya Klitih Kecekel nang Kalegen Bandongan, Magelang ncuk info ini tersebar ke temen-temen tubir di Magelang juga ???? dan mereka menyayangkan adanya aksi melukai orang dengan cara random alias acak..” itu pun langsung viral.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Magelang Kota Iptu Iwan Kristiana membenarkan adanya aksi klitih yang membuat korban terluka.

Namun untuk video pelaku yang dihajar oleh massa karena geram sebelum diserahkan ke kantor polisi, itu tidak benar.

“Video korban yang luka itu benar. Tapi untuk pelaku penyerangan (pelaku klitih, Red) masih dalam pencarian dan belum tertangkap,” jelas Iwan saat ditemui Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (5/11/2024).

Baca Juga: Lakukan Kejahatan di Jalan, Tiga Remaja yang Diduga Pelaku Klitih Berhasil Ditangkap Warga Pucang, Kabupaten Magelang

Dikatakan, terkait dengan video di media sosial tersebut memang benar sudah ada aduan tentang dugaan penganiayaan yang TKP-nya di depan Warung Dusun Karanglo, Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Adapun korbannya adalah Radhin Graciano, warga Pakelsari, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Iwan menjelaskan, kronologi penganiayaan tersebut berawal pada Minggu (3/11/2024) sekitar pukul 23.30, saksi bersama korban berangkat dari Jogonegoro, Mertoyudan, bertemu dengan temannya di angkringan depan koramil.

Kemudian korban bersama temannya hendak pergi ke Wisata Silancur di daerah Kaliangkrik.

Sesampainya di Desa Kalegen, korban tertinggal dengan temannya.

Tiba-tiba ada orang datang menguntit korban dari belakang.

Sekitar pukul 00.15, Senin (4/11/2024), sampai di Pasar Kalegen, korban dicegat orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor berboncengan.

Karena ketakutan, korban Radhin Graciano lari menyelamatkan diri.

Namun baru 10 meter berlari, korban terjatuh.

Pelaku pun menghampiri dan langsung memukuli.

Korban juga ditusuk pisau mengenai lengan kirinya.

Baca Juga: Aksi Mirip Klitih Teror Kota Magelang, Sempat Tawuran dan Merusak Mobil Warga

Akibatnya, korban mengalami luka memar pada kedua kakinyakiri, serta robek di lengan sebelah kiri

Iwan juga menjelaskan, jika video di media sosial tersebut untuk frame pertama benar,yakni korban Radhin Graciano menunjukkan lukanya.

Sedangkan frame kedua, pelaku klitih yang tertangkap lalu dihajar itu tidak benar.

Karena hingga saat ini pelakunya belum tertangkap

"Video tersebut memang dimix atau digabungkan, sehingga seolah-olah terjadi penangkapan pelakunya. Padahal masih dalam pencarian. Jadi, video itu nggak benar bagian belakangnya,” tegasnya. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#klitih #Bandongan #polres magelang kota #bandongan magelang #Kabupaten Magelang #viral #diamuk massa #kasat reskrim