Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Museum Sudirman Kota Magelang Tampilkan Replika Tandu dan Kisah Istri Jenderal Sudirman

Puput Puspitasari • Kamis, 3 Oktober 2024 | 03:27 WIB
Pengunjung tertarik mengabadikan replika tandu Jenderal Sudirman di event Museum Sudirman 2024 yang digelar di Taman A Yani, Badaan, Kota Magelang.
Pengunjung tertarik mengabadikan replika tandu Jenderal Sudirman di event Museum Sudirman 2024 yang digelar di Taman A Yani, Badaan, Kota Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang- Museum Sudirman menghelat pameran terbuka di Taman A Yani Jalan Pahlawan, Badaan, Kota Magelang, 1-4 Oktober 2024.

Acara ini untuk mendongkrak minat masyarakat berkunjung ke museum.

Juga untuk meningkatkan rasa nasionalisme terhadap perjuangan pahlawan kemerdekaan Indonesia. 

"Acara ini dalam rangka kepedulian kami kepada museum itu sendiri dan mempublikasikan Museum Sudirman, karena makin ke sini, minat ke museum berkurang," tutur pemandu museum Muhammad Ardhani, Rabu (2/10/2024). 

Acara ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan.

Dampaknya pun efektif.

Masyarakat semakin mengenal Museum Sudirman yang berada di Jalan Ade Irma Suryani C7, tak jauh dari lokasi acara berlangsung.

Sejak acara event Museum Sudirman 2024 digelar, tingkat kunjungan museum bertambah. 

Menurut Ardhani, acara Museum Sudirman ini tak sekadar acara biasa.

Pihaknya memetakan beberapa lokasi untuk pameran.

Mulai dari zona Sudirman yang menceritakan perjuangan Sudirman dalam Agresi Militer 2 Belanda.

Zona dua, kisah Jenderal Sudirman yang diceritakan dalam komik agar mudah dipahami generasi muda.

Lalu zona komunitas pecinta barang lawasan, zona instansi, dan zona kuliner. 

"Kita juga pasang beberapa informasi tentang tokoh pahlawan yang ikut berjuang di masa Jenderal Sudirman, karena setiap cerita ada hal yang bisa kita teladani dalam kehidupan mereka, seperti perjuangan pahlawan dan pengorbanan keluarganya mereka seperti apa, dan sebagainya," tuturnya. 

Salah satu keluarga yang ditampilkan kisahnya adalah istri Jenderal Sudirman, Siti Alfiah.

Ia menemani Jenderal Sudirman selama 14 tahun (1936-1950).

Ia juga dikenal sebagai sosok perempuan yang tegar dan tabah. 

Siti Alfiah dinikahi Jenderal Sudirman pada 1936.

Ia merupakan kawan sekolah Jenderal Sudirman di Cilacap, dan merupakan putri dari pedagang batik.

Pernikahan merekapun dikaruniai tujuh anak. 

"Saat Jenderal Sudirman perang gerilya pada 1949, Siti Alfiah atau Bu Dirman ini berpisah sementara waktu. Bahkan untuk membantu perjuangan suaminya, Bu Dirman menjual perhiasannya," ujarnya. 

Ada pula menu makanan dan minuman kesukaan Jenderal Sudirman yang dijual di pameran ini.

Yakni, sego oyek dan teh seruni. Pihak museum juga memajang replika tandu Jenderal Sudirman.

Acara ini juga dimeriahkan pentas teatrikal berjudul "Sang Pemikul" dari SMK 17 Kota Magelang. Pertunjukkan ini mengisahkan peran para pemikul tandu Jenderal Sudirman. 

Kemudian ada pertunjukan musik, pemutaran film Jenderal Sudirman, lomba melukis, dan lainnya.

Pengunjung, Tsabitatul, siswi SMK Jumo Temanggung mengaku senang dengan acara tersebut.

Ia semakin menyadari betapa beratnya perjuangan para pahlawan. 

"Saya jadi lebih semangat jadi anak muda yang berguna bagi bangsa dan negara," ungkap siswi kejuruan Desain Komunikasi Visual (DKV) ini. (put/aro)

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Museum Sudirman Magelang #Jenderal Sudirman #Kota Magelang