RADARMAGELANG.ID, Magelang - Sebanyak 3.500 mustahik di Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung, menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah di Hotel Atria Magelang, Selasa (3/9/2024).
Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur menyebut, bantuan ini bukan sekadar angka.
Tapi merupakan kesempatan bagi penerima untuk memperbaiki kondisi ekonomi.
"Semoga bantuan ini jadi pendorong mustahik lebih produktif mengembangkannusahanya," katanya.
Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji menambahkan, pemberian modal ini diawali dengan pengumpulan data sasaran penerima, kemudian survei lapangan.
Mekanisme ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Oleh pendamping, mereka akan dimonitor, diawasi, dan dievaluasi setiap 4 bulan. Sejauh ini, 90-95 persen mereka berhasil dan usahanya berkembang," ungkapnya.
Dikatakannya, mustahik yang berhak menerima bantuan setidaknya harus masuk 8 golongan (asnaf). Yaitu, fakir, miskin, amil, mualaf, gharim (orang terjerat utang dan tidak mampu membayarnya), riqab (hamba sahaya/budak), fisabilillah (orang yang berjihad), dan ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan).
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati menyampaikan, pihaknya sangat mendukung program yang digencarkan sejak 2020 ini.
Program ini turut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jateng.
"Sangat membantu, karena bantuan ini tidak sekadar berupa pelatihan, tapi juga modal usaha, hingga peralatan kerja. Tentu ini sangat meringankan mustahik produktif," ujar Ema. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto