RADARMAGELANG.ID, Magelang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama sang istri Annisa Pohan mengunjungi SMA Taruna Nusantara, Senin (2/9/2024).
Selain ingin bernostalgia kembali saat masih menjadi siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, AHY juga ingin mengenalkan sekolah yang menempa dirinya di masa muda kepada istrinya Annisa Pohan.
“Saya bersama istri sangat bergembira sekali karena bisa berkunjung ke SMA kampus biru, SMA Taruna Nusantara,” ungkapnya kepada wartawan usai melakukan kuliah umum di hadapan seluruh siswa SMA Taruna Nusantara.
AHY bercerita, di SMA TN, dirinya disambut suka cita oleh adik-adik kelas, para guru, dan pamong (pengasuh) yang dulu pernah mendidiknya selama menempuh pendidikan menengah.
“Usai berkunjung ke Jogjakarta kemarin, saya menyempatkan diri ke SMA Taruna Nusantara. Selain bernostalgia, saya juga mengucapkan terima kasih kepada para pamong, pengajar, pengasuh yang telah mendidik generasi bangsa menjadi unggul,” ujar AHY.
Pada kesempatan itu, AHY juga memberikan motivasi dan berbagi kisah kepada para siswa kelas 1 hingga kelas 3 yang tengah menempuh pendidikan SMA.
AHY ingin mengingatkan kepada seluruh siswa dan semua elemen masyarakat bahwa generasi saat ini yang akan memimpin Indonesia ke depan.
“Indonesia ke depan harus dipimpin oleh orang-orang yang memiliki karakter optimisme, unggul, serta memiliki kapasitas integritas, daya saing karena tantangan ke depan sangat kompleks. Dan apapun profesi yang nanti digeluti, nilai-nilai itu akan selalu dibawa selamanya,” katanya.
Menurut AHY, dirinya mendapatkan cukup banyak memori selama menjalani pendidikan di Magelang.
Dia mengaku senang karena banyak guru dan pamong yang dulu mengajar dirinya hingga kini masih mengabdi.
“Banyak lah memori, tentunya dari SMA kampus biru itu banyak sekali pelajaran berharga yang membuat saya tegar, bersemangat dalam hidup, dan melihat cita-cita jauh ke depan,” ungkapnya.
AHY mengaku menemukan jati diri, karakter, dan bersyukur di Kota Magelang, dirinya mendapat pengalaman yang bisa menjadi bekal seumur hidup untuk perjalanan karier dan kehidupan.
“Yang jelas pembekalan intelektual dibangun di kota ini, penumbuhan karakter, untuk menjadi seseorang yang punya mimpi besar, kerja keras, semangat pantang menyerah, itu membuat saya survive menjalani kehidupan,” tegasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto