Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

DPUPR Kota Magelang Pasang Papan Nama Jalan Lebih Estetis, Ditambah Aksara Jawa

Puput Puspitasari • Kamis, 25 Juli 2024 | 17:44 WIB
DPUPR Kota Magelang memasang papan nama jalan lebih estetis disertai aksara Jawa.
DPUPR Kota Magelang memasang papan nama jalan lebih estetis disertai aksara Jawa.

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang memasang papan nama jalan dengan model tiang yang lebih estetis. Berwarna hijau tua kombinasi kuning emas. Begitu juga dengan nama jalan yang ditulis dengan aksara Jawa. 

Kepala DPUPR Kota Magelang MS Kurniawan menjelakan, pemasangan plang nama jalan itu untuk memperindah kota.

Pihaknya sudah memasang di beberapa ruas jalan, seperti di Jalan Diponegoro dan di Jalan Kiai Mojo. Jalan-jalan tersebut juga baru saja ditingkatkan fasilitasnya. Baik trotoar maupun saluran drainasenya.

"Secara bertahap, kita akan mengganti (papan lama dengan baru, Red), mengikuti pemeliharaan ruas jalannya," kata Wawan, sapaan akrabnya, kepada Jawa Pos Radar Magelang, kemarin. 

Setidaknya ada 300-an nama jalan di Kota Magelang yang masuk dalam surat keputusan (SK) wali kota Magelang. Ratusan nama jalan itu berstatus jalan kota. 

Tidak hanya itu, DPUPR Kota Magelang juga mengakomodasi masukan masyarakat untuk mengganti keramik trotoar di Jalan Diponegoro dan Jalan Beringin.

Keramik pedestrian sebelumnya dikeluhkan warga karena licin. Terlebih jika turun hujan. 

"Sudah kami ganti dengan granit khusus outdoor yang nggak licin dan nggak mudah lumutan," imbuhnya. 

Trotoar di jalan tersebut juga sering dikeluhkan, karena dipakai untuk memarkir kendaraan bermotor.

Tidak hanya kendaraan mesin roda dua, bahkan banyak pengendara mobil yang nekat memarkir, menumpang separo di trotor, separo di jalan.

"Sekarang sudah kami pasang bollard bola di situ, agar lebih estetis dan nggak bisa dipakai untuk parkir kendaraan sembarangan," imbuhnya. 

Meskipun bollard bola itu kadang dipakai untuk duduk-duduk pejalan kaki atau warga yang sedang menunggu angkutan umum, Wawan tak mempermasalahkannya. Yang pasti, dipasang untuk melindungi pejalan kaki. 

Sementara itu, Raka, warga setempat mengapresiasi inovasi Pemkot Magelang. Ia berharap, pemkot tidak hanya senang membangun dan mempercantik jalan kota saja, tapi juga memikirkan perawatannya. (put/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#estetis #aksara jawa #MS Kurniawan #papan nama #DPUPR Kota Magelang