Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Tak Kebagian Kupon, Warga Tetap Antre Daging Kurban di Masjid Agung Kota Magelang, Mereka Berharap "Hoki"

Puput Puspitasari • Selasa, 18 Juni 2024 | 02:26 WIB
Ratusan rela antre untuk mendapatkan satu bungkus daging kurban yang dibagikan panitia Masjid Agung Kota Magelang, Senin (17/6/2024).
Ratusan rela antre untuk mendapatkan satu bungkus daging kurban yang dibagikan panitia Masjid Agung Kota Magelang, Senin (17/6/2024).

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Masjid Agung Kota Magelang batal membagikan seribu kupon daging kurban.

Pada akhirnya, panitia hanya menyediakan 600 kupon bagi masyarakat yang telah mengantre sejak pagi, selepas salat Id.

Pembagian kupon daging kurban telah dimulai pukul 09.00.

Ratusan orang telah berbaris untuk mendapatkan satu kupon.

Banyak pula yang rela berdesak-desakan, namun tak kebagian juga.

Mereka pun kembali datang pukul 14.00 untuk menukarkan kupon dengan sebungkus plastik yang berisikan daging sapi dan kambing.

Masjid Agung ini telah menyembelih 9 ekor sapi dan 26 kambing.

Pantauan Jawa Pos Radar Magelang, banyak warga yang tak memegang kupon, namun tetap mengantre. Mereka masih memburu hoki.

"Barang kali ada yang sisa, saya tungguin saja sampai habis," ujar Priyono, warga yang mengantre.

Sumi, lansia yang turut mengantre ini sempat kecewa tak mendapat kupon.

Padahal ia telah mengantre lama.

"Saya disuruh menunggu di serambi masjid, katanya (panitia, Red), saya mau dikasih balungan," ungkapnya.

Panitia Masjid Agung Kota Magelang Hery Prasetyo mengatakan, kupon itu hanya sebagai syarat pengambilan daging di masjid.

Pihaknya tetap keliling ke rumah-rumah warga untuk membagikan daging kurban secara langsung.

Kata dia, warga yang tinggal di sekitar masjid Masjid tetap dijatah.

"Inikan banyak warga yang datang tapi tidak ada kuponnya. Rumah mereka juga jauh dari area masjid, jadi gak mungkin dapat jatah yang door to door," ungkap Hery.

Untuk mengatasi hal itu, panitia kurban pun memisahkan mereka.

Untuk warga yang memegang kupon langsung dilayani dan diberi daging.

Sedangkan untuk yang tidak memiliki kupon harus menunggu dulu di serambi masjid, agar nantinya disiapkan bagian daging lain oleh panitia.

"Ini upaya supaya semua yang datang kesini tidak pulang dengan tangan kosong," tambahnya.

Penukaran kupon daging di Masjid Agung pun berlangsung tertib.

Bhabinkamtibnas Kelurahan Cacaban telah mengkondisikan di area masjid.

Warga manut di atur anggota kepolisian, sehingga tidak terjadi kericuhan. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#daging kurban #Masjid Agung Kota Magelang #kurban #idul adha #kupon