Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pembangunan Jembatan Ngembik di Magelang Utara Dimulai, Warga Nyicil Ayem, Pesannya Selesai Tepat Waktu Sesuai Spesifikasi tanpa Dikorupsi

Puput Puspitasari • Jumat, 31 Mei 2024 | 04:19 WIB
Warga setempat menyaksikan proses pembangunan jembatan Ngembik, Magelang Utara, Kota Magelang, Kamis (30/5/2024).
Warga setempat menyaksikan proses pembangunan jembatan Ngembik, Magelang Utara, Kota Magelang, Kamis (30/5/2024).

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Jembantan gantung Ngembik di Kampung Ngembik, Kramat Utara, Magelang Utara, Kota Magelang itu sudah dibongkar.

Warga sekitar pun bergembira.

Pasalnya, kabar jembatan gantung akan dibangun sudah bertahun-tahun.

Namun baru benar-benar terwujud di tahun 2024.

Pemandangan alat berat yang dioperasikan untuk mengawali proses pembangunan jembatan pun membuat warga sekitar nyicil ayem.

Sebentar lagi, mereka punya jembatan permanen—penghubung Kota Magelang dengan Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Alhamdulillah, dari dulu ingin punya jembatan yang aman dan layak. Sebentar lagi terwujud,” ungkap Agus, warga Bandongan, Kamis (30/5/2024).

Bapak dua anak ini bernostalgia.

Ia pernah hampir terpeleset di jembatan Ngembik, karena jembatannya bergoyang saat ia melintas menggunakan sepeda motor.

Beruntung ia bisa menjaga keseimbangan.

Ngeri-ngeri sedap kalau pas di tengah tiba-tiba bergoyang. Karena jembatannya panjang, hanya dari kayu, dan dipancang pakai besi berukuran kecil,” kenangnya.

Rasa bahagia juga menyelimuti Suyatno, warga Ngembik Lor.

Menurutnya, kabar pembangunan jembatan Ngembik sudah didengar sejak 10 tahun lalu.

Tapi kabar itu selalu berlalu.

Warga pun sempat tak percaya, jika jembatan Ngembik akan dibangun tahun ini.

Namun setelah mendapat sosialisasi dari dinas-dinas terkait dan sekarang proses pembangunan sudah dimulai, warga lantas percaya.

Ia pun senang melihat-lihat situasi pembanguan.

“Ternyata memang akan dibangun. Alhamdulillah,” tutur pria 56 tahun itu.

Menurut Suyatno, jembatan Ngembik akan memudahkan rute perjalanan mereka ke Kecamatan Bandongan.

Meskipun jembatan itu akan diperbagus, Suyatno tak akan kehilangan kenangan dengan jembatan Ngembik yang dulu.

"Dulu jembatan gantung ini sangat sederhana. Ada gethek-nya (sampan kecil, Red),” kenangnya.

Sebelum ada jembatan gantung, penyeberangan Kali Progo selebar 150 meter itu hanya menggunakan sampan.

Warga cukup kesulitan jika arusnya deras.

Kemudian ada warga yang peduli dan membangun jembatan gantung dengan sederhana.

"Dulu kalau nyebrang ya pakainya gethek, nah sempat kesulitan (menyeberang, Red) saat gethek-nya itu tenggelam. Karena arusnya deras," ucapnya mengingat-ingat kondisi zaman dulu. Baca Juga: Jembatan Gantung Ngembik di Atas Sungai Progo Magelang segera Dibangun, Ini Waktu Pengerjaannya

Sepakat dengan Suyatno, warga lainnya, Pujiyanto pun menilai pembangunan jembatan permanen memiliki manfaat yang besar untuk warga sekitar.

Baik dari sisi waktu tempuh dan keamanan berkendara.

“Melihat proses pembangunannya seperti ini, jembatan nanti sudah dipastikan kuat dan kokoh. Saya tidak sabar menunggu selesainya pembangunan,” ucap Pujiyanto bersemangat.

Tak hanya itu, salah seorang mahasiswa, Anindi, mengatakan, sebagai pengguna jembatan, ia lega ketika mengetahui ada pembangunan jembatan gantung Ngembik.

Ia pun berharap agar pembangunan jembatan selesai tepat waktu sesuai spesifikasi, tanpa dikorupsi. (put/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Bandongan #jembatan ngembik magelang #Kampung Ngembik #sungai progo #Kabupaten Magelang #Kota Magelang #jembatan gantung