Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pemudik Wajib Tahu!! Ini Titik Rawan Macet di Kota Magelang Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran Nanti

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 5 April 2024 | 03:54 WIB
Kondisi Simpang Canguk Kota Magelang yang masih dalam proses pembangunan jalan layang (flyover) dan semi underpass.
Kondisi Simpang Canguk Kota Magelang yang masih dalam proses pembangunan jalan layang (flyover) dan semi underpass.

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Menjadi jalur lintas antar Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Kota Magelang menjadi kota yang pastinya akan dipadati oleh kendaraan yang akan melakukan mudik lebaran.

Dinas Perhubungan Kota Magelang memetakan sejumlah titik rawan macet selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.

Diprediksi, volume kendaraan paling banyak terjadi sebelum Lebaran dan sesudah Lebaran 2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi menyampaikan, beberapa titik rawan macet yang sudah dipetakan Dishub Kota Magelang, yakni Simpang Canguk, Simpang Artos, Jalan A Yani dan Jalan Pemuda. Diprediksi jumlah kendaraan yang akan masuk wilayah Kota Magelang meningkat 40 persen dari kondisi normal.

“Puncak kepadatan itu akan terjadi H-3,” jelasnya.

Untuk di Simpang Canguk sendiri saat ini, sedang ada proyek pembangunan jalan layang (flyover) dan semi underpass. Dengan adanya proyek pembangunan tersebut, praktis membuat arus lalu lintas tidak beraturan.

Baik dari arah Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Telaga Warna, maupun dari arah Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Candra meminta agar pelaksana proyek segera menyelesaikan akses jalan tembus dari arah Tegalrejo menuju Jalan Soekarno-Hatta.

“Harapannya H-7 (Lebaran) sudah jadi (jalan tembus),” terangnya usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024, Kamis (4/4/2024).

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan rute lainnya jika nantinya volume kendaraan di titik tersebut sudah melebihi kapasitas jalan.

Sistemnya, sebagian besar kendaraan dari arah Jogja menuju Semarang akan dialihkan belok kiri menuju Jalan Sarwo Edhie Wibowo.

Selain itu, kendaraan juga bisa lurus melintas ke Jalan Gatot Soebroto (dalam kota).

Pengalihan arus tersebut, khusus untuk kendaraan dengan tonase kecil hingga sedang. “Untuk tonase besar, memang tidak bisa lewat di jalan kota. Kalau di Jalan Gatot Soebroto bisa lewat asal bukan (truk) tronton besar atau kendaraan sumbu tiga,” ungkapnya.

Larangan itu selaras dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kemenhub, Dirjen Bina Marga, dan Kementerian PUPR.

Pada SKB tersebut memuat pengaturan pembatasan operasional angkutan barang di libur Lebaran mendatang.

Termasuk kendaraan sumbu tiga.

Sementara untuk kendaraan kecil hingga sedang bisa melintasi jalan dalam kota.

Selain itu, kata Candra, Dishub bersama instansi terkait bakal menyiagakan pos di Simpang Trio (depan Artos Mall) untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.

“Kalau terlihat antrian cukup panjang, Dishub akan berkoordinasi dengan posko di Simpang Trio untuk membagi kendaraan. Baik kendaraan yang akan melintas ke Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Sarwo Edhie Wibowo, maupun Jalan Gatot Soebroto,” bebernya.

Untuk di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pemuda, lanjut Candra, sebelum Lebaran ini biasanya masyarakat banyak memadati area tersebut untuk berbelanja di kawasan shopping atau Pecinan Kota Magelang.

Beberapa antisipasi, seperti pengalihan arus.

“Kalau jalur luar kota masih lengang, nantinya untuk kendaraan ke arah Kota Magelang yang hanya melintas saja, akan kami alihkan ke jalur luar kota,” jelasnya.

Untuk di dalam sendiri, akan dilakukan efektivitas parkir.

Seperti menaikkan parkir di trotoar.

Namun hal ini, kata Candra, sifatnya jika mendesak dan kondisi parkir di Jalan Pemuda benar-benar sudah full kapasitas. (rfk/aro)

 

Titik Rawan Macet di Kota Magelang

Sumber: Dishub Kota Magelang

Editor : H. Arif Riyanto
#titik macet #arus mudik #lebaran #pengalihan arus #dishub kota magelang #Kota Magelang #arus balik