Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Warga Temanggung Rela Antre Satu Jam demi Lima Kg Beras Murah di Bazar Ramadan

Addin Alfath • Rabu, 3 April 2024 | 18:51 WIB
Warga Temanggung mengantre di Gerbang pendopo Pengayoman Temanggung untuk membeli beras SPHP, Selasa (2/4/2024).
Warga Temanggung mengantre di Gerbang pendopo Pengayoman Temanggung untuk membeli beras SPHP, Selasa (2/4/2024).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Ribuan warga Temanggung mengantre berjam-jam dan berdesakan demi mendapatkan beras murah di Bazar Ramadan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung ini berlangsung di Pendopo Pengayoman, Selasa (2/4/2024).

Antrean berawal di gerbang Pendopo Pengayoman mengular hampir mengelilingi alun-alun.

Warga yang didominasi emak-emak ini saling berdesakan agar tidak kehabisan beras murah.

Bahkan banyaknya warga yang ingin masuk membuat petugas dari Satpol PP sempat kuwalahan.

Padahal dalam bazar ini warga hanya diperbolehkan membeli beras 5 kilogram atau satu wadah.

Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo mengaku, kerepotan mengatasi membeludaknya antusias warga yang ingin mendapatkan beras murah.

Dalam kegiatan ini Bulog memberikan tambahan beras 2 ton agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Dalam bazar ini 5 kilogram beras SPHP dijual seharga Rp 54.500 atau Rp 10.900 per kilogramnya.

"Jadi untuk total beras yang digelontorkan dalam GPM ini sekitar 9 ton, karena sebelum ada penambahan bulog sudah menyediakan 7 ton beras SPHP," katanya, Selasa (2/4/2024).

Selain beras SPHP, juga disediakan beras lokal Temanggung. Beras lokal kualitasnya lebih bagus.

Meskipun harganya lebih tinggi, namun masih di bawah harga pasar.

Hary Agung menambahkan, gerakan ini merupakan upaya pemerintah untuk stabilisasi harga di pasaran menjelang Lebaran dan agar inflasi tidak naik.

Selain itu, membantu masyarakat mendapatkan akses pangan yang lebih murah.

Harga beras dan telur kini juga berangsur turun. Untuk telur dari Rp 32 ribu per kilogram turun menjadi Rp 24-25 ribu per kilogram.

Penurunan tersebut karena ada subsidi silang dari pemerintah, yaitu berupa pakan ternak. 

Selain beras, gerakan pangan murah ini juga menyediakan minyak, telur, gula, sayur mayur serta produk UMKM.

Nia Wulandari salah seorang warga mengaku mengantre hampir satu jam.

Meski panas dia tetap mengantre karena beras di bazar ini lebih murah dibanding di pasaran.

"Saya mau mengantre karena harganya lebih murah. Di sini harga beras SPHP Rp 54.500 per 5 kg. Sementara jika membeli beras di pasaran harganya lebih tinggi yakni Rp19 ribu rupiah per kg," katanya. (din/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Penjabat Bupati Temanggung Hary agung prabowo #pendopo pengayoman #beras murah #bazar ramadan