RADARMAGELANG.ID, Magelang –Idul Fitri 1445 Hijriah menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para penjual hampers atau parsel.
Pada momen menyambut Lebaran ini, pesanan parsel makin melimpah.
Pantauan Jawa Pos Radar Magelang, di Toko Agnes parsel Kota Magelang, sudah dipenuhi berbagai jenis bingkisan lebaran.
Ada barang parsel pecah belah, makanan kaleng dan sirup, maupun berisikan kue kering khas Lebaran.
Ada juga coffee maker.
Owner toko ini, Agnes Chandra Buana mengatakan, sehari-hari tokonya menjual aneka suvenir.
Untuk penjualan parsel hanya pada momen-momen tertentu.
Seperti hari natal, imlek, dan Idul Fitri atau Lebaran.
“Yang paling banyak memang pas momen Lebaran,” kata Agnes kepada Jawa Pos Radar Magelang saat ditemui di tokonya di Jalan Daha, Kemirirejo, Kota Magelang, Jumat (29/3/2024).
Ia mengatakan, momen Lebaran kali ini jumlah pesanan yang masuk sudah lebih dari 1000 parsel.
Sebelum puasa pun sudah banyak orderan yang masuk.
“Sejak awal puasa, pesanan mengalir deras. Datang dari berbagai perusahaan dan perorangan,” ungkapnya.
Agnes mengatakan, untuk harga parsel sesuai pesanan atau by order.
Kebanyakan parsel yang dipesan kisaran harga Rp 185 ribu, Rp 200 ribu, dan Rp 300 ribu.
Ada juga yang memesan parsel seharga Rp 1,5 juta.
“Kita berdasarkan budget dari customer. Mereka pesan di harga berapa kita akan siapkan,” ucapnya.
Untuk customer, kebanyakan berasal dari Magelang.
Ada juga dari luar Magelang, seperti Semarang, Jogjakarta, Kebumen, dan Temanggung.
Ia menambahkan, dengan dibantu enam karyawan, sehari bisa membuat kurang lebih 50-an parsel. “Ini tergantung besar dan kecilnya hampers,” ujarnya.
Agnes mengaku H-1 Lebaran, pihaknya sudah tidak memproduksi parsel lagi.
“Sampai saat ini kita masih memproduksi, khususnya untuk pesanan yang sudah masuk,” katanya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto