Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pelajar SMP Mesum di Kali Kota Magelang Ditangani Polisi, Seperti Ini Kondisi Kali Kota yang Jadi Lokasi Mesum

Puput Puspitasari • Selasa, 26 Maret 2024 | 04:16 WIB
Petugas Satpol PP Kota Magelang saat melakukan patroli di Kali Kota yang menjadi tempat mesum pelajar SMP.
Petugas Satpol PP Kota Magelang saat melakukan patroli di Kali Kota yang menjadi tempat mesum pelajar SMP.

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Satpol PP Kota Magelang bakal memasang papan larangan berbuat asusila di tempat-tempat sepi.

Langkah preventif ini diambil buntut kasus mesum yang diduga dilakukan dua pelajar SMP di Kali Kota Magelang, pekan lalu.

Papan larangan yang akan dipasang itu memuat Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum (Tibum). Dilarang keras berbuat asusila, minum-minuman beralkohol, vandalisme/corat-coret, merusak fasilitas umum milik pemerintah.

Kepala Satpol PP Kota Magelang Otros Trianto menyebutkan, pelanggar perda tersebut akan dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama tiga bulan dan atau denda paling banyak Rp 50 juta. Ia berharap, imbauan ini dipatuhi oleh masyarakat pengguna fasilitas publik.

"Kita akan pasang di empat titik, salah satunya di Kali Kota," terangnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Senin (25/3/2024).

Pihaknya menyesalkan kejadian yang dilakukan pelajar sejoli itu.

Otros juga mengungkapkan, sebulan sebelum kejadian itu, ada kasus pasangan yang bercumbu di sekitar kawasan Rindam.

Lokasi Kali Kota yang menjadi tempat mesum pelajar SMP di Kota Magelang dan sempat direkam video oleh warga sekitar.
Lokasi Kali Kota yang menjadi tempat mesum pelajar SMP di Kota Magelang dan sempat direkam video oleh warga sekitar.

Video dua pasangan itu viral di media sosial. Sementara kasus anak SMP yang diduga melakukan hubungan intim itu kini sudah ditangani kepolisian.

"Karena sudah masuk ranah hukum yang ditangani Polres Magelang Kota, maka Satpol PP hanya bisa melakukan kegiatan monitoring terkait perkembangan kasus tersebut," terangnya.

Selain itu, pihaknya melakukan kegiatan preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia pun meningkatkan intensitas patroli di wilayah rawan pelanggaran ketertiban umum.

Patroli itu tidak hanya dilakukan di titik-titik keramaian saja. Namun juga di tempat-tempat sepi. 

Setelah kejadian viral kemarin, Satpol PP juga menyisir lokasi.

Pihaknya sempat menjumpai anak muda yang berkerumun di Kali Kota.

Pihaknya meminta anak-anak tersebut untuk pulang ke rumah atau berpindah tempat.

"Kita imbau kepada remaja yang sedang nongkrong di Kali Kota, agar pindah ke tempat yang lebih terang. Kita antisipasi miras dan tindak asusila," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di bulan Ramadan 1445 Hijriah, Kota Magelang malah dihebohkan dengan video mesum dua pelajar yang diduga masih SMP.

Pasangan muda-mudi itu melakukan perbuatan tak senonoh di sekitar tanggul Kali Kota (Plengkung) Kota Magelang.

Dua pelajar yang tengah memadu kasih itu bahkan masih mengenakan seragam identitas sekolah.

Videonya pun tersebar di dunia maya.

Jawa Pos Radar Magelang berhasil mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Imam Baihaqi mengenai video tersebut.

Pihaknya pun langsung menghubungi kepala sekolah yang dimaksud untuk dimintai keterangan. 

"Baru kami komunikasikan dengan kepala sekolahnya," ujar Imam melalui pesan WhatsApp, Sabtu (23/3/2024). 

Imam mengungkapkan, pihak sekolah masih melakukan pelacakan terhadap siswa yang ada dalam video tersebut.

"Anaknya belum ketemu. Masih perlu dilacak," tandasnya. (put/aro)

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kali Kota Plengkung #Kali Kota Magelang #patroli #pelajar mesum #asusila #mesum #satpol PP Kota magelang