RADARMAGELANG.ID, Magelang – Universitas Sains Al-Quran (Unsiq) mengadakan studi tiru ke Universitas Tidar (Untidar).
Studi tiru mengenai mengenai manajemen organisasi mahasiswa Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Prof. Dr. Parmin menyoroti data Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan yang menunjukkan hanya 20 persen lulusan S1 di Indonesia yang bekerja sesuai bidang keilmuannya.
Ia mengharapkan, kecakapan wirausaha dan berorganisasi mampu memberikan nilai tambah kepada mahasiswa Untidar dan Unsiq.
Menurutnya persentase lulusan perguruan tinggi yang menganggur makin hari makin mengkhawatirkan. Diharapkan ormawa memberikan hal yang sangat spesial.
“Kenapa? Karena secara data nasional, mahasiswa yang mau bergabung menjadi pengurus ormawa makin menurun. Kurang dari 20 persen mahasiswa Indonesia yang mau aktif di organisasi. Maka harus kita pupuk dan rawat,”ujarnya ketika menyambut rombongan di ruang multimedia, Rabu (7/2/2024).
Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni, Inovasi Teknologi, dan PMB Unsiq, Latu Menur Cahyadi menyampaikan, wadah diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan prestasi organisasi mahasiswa Unsiq.
“Kami butuh sharing bagaimana manajemen organisasi mahasiswa dan PPK Ormawa yang sudah berjalan di Untidar. Selanjutnya kita akan melakukan diskusi dan studi tiru. Sehingga hal-hal baik dapat kita kembangkan di Unsiq untuk berdarma bakti kepada masyarakat,” jelasnya. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo