Sri Narti mengabdikan diri sepenuh hati mengajarkan ilmu, melatih dan membimbing peserta didik. Itu diterapkan dalam memimpin SMA Negeri 4 Magelang.
Sebagai Kepala SMA Negeri 4 Magelang Sri Narti atau akrab disapa Bu Sri selalu mengajak guru-guru agar menjadi pelayan yang terbaik. Memberikan pelayanan prima kepada siswanya.
Guru memberikan pelayanan kepada siswa, sementara kepala sekolah memberikan pelayanan kepada seluruh warga sekolah. Termasuk kepada wali murid.
“Jika ada siswa yang kurang disiplin atau bandel, berarti itu bukan salah siswa. Melainkan Bu Sri merasa belum berhasil mendidik. Jika ada guru yang belum disiplin, berarti saya belum berhasil mendampingi guru-guru untuk menjadi disiplin,” ujarnya ketika ditemui di sekolah, Kamis (18/1/2024).
Ia mengungkapkan SMAN 4 Magelang menetapkan budaya yang mengutamakan siswa agar memiliki kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, integritas, dan selalu berprestasi.
Selain itu, ditanamkan budaya pada guru dan siswa untuk selalu paham diri, menerima diri, dan mengarahkan diri.
Artinya jika ada seorang siswa tidak mampu menguasai salah satu mata pelajaran maka harus diterima dengan legowo.
Karena tidak ada siswa yang sempurna dan setiap siswa pasti memiliki kemampuan tertentu, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Sementara itu, tidak ada juga guru yang sempurna. Misalnya ada guru yang sangat pintar tapi kurang ramah dalam mendidik siswa.
Ada juga guru yang ramah kepada siswa tetapi masih kurang disiplin. Maka, guru juga tetap harus paham diri dengan perannya.
“Guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga memiliki peran sebagai pendidik,”imbuh guru yang rajin menulis buku itu.
Program yang utama yang ditanamkan Bu Sri agar menjadi sekolah yang maju yaitu selalu mengajak untuk bersama.
Artinya seluruh siswa menjadi tanggung jawab semua guru. Satu guru tidak hanya bertanggung jawab terhadap satu kelas yang diwakilinya.
“Siswa juga harus rukun kepada sesama teman tanpa membedakan suku, ras, dan agama,”tandas penulis sejumlah buku antara lain Bimbingan Kelompok Berbasis Ajaran Islam; Bibliotheraphy untuk Menolong Peserta Didik; Kado Terindah untuk Dunia Pendidikan ini.
Guru berprestasi tahun 2004 ini menekankan tujuan siswa ke sekolah tidak hanya untuk mencari ilmu.
Tetapi juga harus membentuk karakter yang baik. Ilmu yang diperoleh harus bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain serta dilandasi etika yang baik. Bu Sri juga menuntut guru-guru menjadi teladan yang baik bagi siswanya.
Untuk menjadi kepala sekolah sekarang, ia melalui perjalanan panjang. Dimulai dari Januari 1986 hingga Desember 2017, mendapatkan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di SMAN 1 Magelang.
Setelah itu, mendapatkan SK CPNS di SMA N 8 Purworejo dan diangkat menjadi kepala sekolah pada Januari 2018. Setelah 4 tahun, pada Januari 2022 Sri mendapatkan SK CPNS di SMA N 4 Magelang hingga sekarang.
Selain menulis buku, Sri juga rajin membuat artikel ilmiah. Banyak dimuat di jurnal nasional. Seperti di jurnal ilmiah LPMP Semarang Jawa Tengah, di LPMP Parung Bogor, di LPMP Jogja, dan di Jurnal Universitas Panca Sakti Tegal. (mg2/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo