Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Branding Wajah Baru Terminal Tidar Magelang, Gelar Festival Durian

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 8 Desember 2023 | 16:28 WIB
Warga berebut dua gunungan durian saat Festival Durian untuk memeriahkan Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum yang digelar di Terminal Tipe A Tidar Mage
Warga berebut dua gunungan durian saat Festival Durian untuk memeriahkan Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum yang digelar di Terminal Tipe A Tidar Mage

RADARMAGELANGID, Magelang – Dua gunungan durian memeriahkan sosialisasi Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) yang digelar di Terminal Tipe A Tidar Magelang, Kamis (7/12/2023).

Festival durian ini menjadi salah satu solusi untuk kembali mem-branding wajah baru terminal. Sebab, beberapa tahun terakhir, penggunaan angkutan umum semakin ditinggalkan.

Masyarakat lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor. Selain menyosialisasikan GNKAU, kegiatan yang digelar 7 -10 Desember ini juga dimeriahkan bazar durian, pameran bus, kesenian, city tour gratis, dan pameran perlengkapan jalan.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang Aris Mujiono menyampaikan, kegiatan ini bertujuan mem-branding kembali terminal. Sehingga image terminal di tengah masyarakat bisa berubah.

“Dengan kegiatan ini, saya juga ingin mempromosikan angkutan umum dan meningkatkan perekonomian warga di terminal. Mengingat beberapa tahun terakhir ini, kondisi terminal relatif sepi. Sehingga diperlukan kegiatan-kegiatan alternatif untuk menarik masyarakat,” terangnya.

Aris menyampaikan, saat festival durian, pihaknya menyediakan dua gunungan durian yang diperebutkan masyarakat secara gratis.  

“Pameran durian ini juga bertujuan untuk mem-branding durian Magelang,” katanya.

Pihaknya juga mengajak masyarakat mengikuti city tour gratis. Terminal Tipe A Tidar menyediakan 17 armada bus untuk membawa masyarakat keliling Kota Magelang.

“Tidak ada syarat khusus yang berlaku. Anak-anak sekolah hingga orang dewasa bisa mengikuti tur keliling Magelang. Tujuan kami ingin menunjukkan fasilitas yang ada dan yang dipunyai setiap armada bus saat ini,” ujarnya.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub Toni Tauladan menyampaikan, branding angkutan umum itu tidak bisa berdiri sendiri. Hal ini harus ada dukungan dari simpul-simpul terminal.

“Peningkatan fasilitas angkutan umum yang semakin meningkat pesat. Itu bisa jadi tidak optimal, jika titik-titik simpul (terminalnya) dari awal sampai tujuan tidak bisa ikut menyelaraskan tingkat pelayanannya,” katanya.

Dikatakan, peningkatan fasilitas tidak hanya di sarana atau angkutannya saja. Tapi, kemudahan penumpang mencapai atau masuk dan turun di terminal transportasi juga harus terjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanannya. Dan ini merupakan tugas dari setiap pengelola terminal untuk menjamin hal tersebut.

“Saya mengapresiasi pengelola Terminal Tidar Tipe A Magelang. Karena ada upaya untuk mem-branding terminalnya. Sehingga opini bahwa masuk terminal menakutkan, lambat laun bisa berkurang dan bisa menuju keramahan,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap terminal bisa menjadi tempat yang menyenangkan. Bisa menjadi tempat untuk berbelanja, maupun bisa menjadi tempat menggelar hiburan masyarakat.

“Sehingga keberadaan angkutan umum tidak semakin ditinggalkan dan tetap eksis,” katanya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#terminal tidar #city tour #festival durian #Kota Magelang