RADARMAGELANG.ID, Magelang – Daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Polres Magelang Kota untuk tahun 2024 telah diumumkan. Total anggaran mencapai Rp 61 miliar.
Angka ini menunjukkan kenaikan 5,4 persen atau sekitar Rp 3 miliar dari tahun 2023. DIPA tahun 2023 kurang lebih Rp 58 miliar. Hal ini disampaikan pada sosialisasi alokasi anggaran Polres Magelang Kota tahun anggaran 2024 di aula Polres Magelang Kota, Senin (6/11/2023).
Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan, sosialisasi anggaran bermaksud untuk memberikan gambaran tentang besarnya anggaran Polres Magelang Kota pada tahun anggaran 2024 serta dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kinerja oleh Polres Magelang Kota selama 2024.
Ia menyampaikan, anggaran Polres Magelang Kota terbanyak untuk belanja pegawai. Seperti gaji pegawai, dan tunjangan pegawai. Lainnya merupakan dana operasional. Untuk anggaran operasional, kapolres mengatakan, mengalami penurunan 5 persen. Di tahun 2023 Rp 14,9 miliar, sedangkan untuk anggaran belanja barang tahun 2024 Rp 14,1 miliar.
“Untuk belanja pegawai mengalami kenaikan 9 persen. Tahun anggaran 2023 Rp 43,1 miliar, sedangkan tahun anggaran 2024 Rp 47 miliar,” ucap Yolanda kepada Jawa Pos Radar Magelang usai sosialisasi.
Yolanda menambahkan, untuk anggaran mako baru sepenuhnya berasal dari slog Polri. Untuk belanja modal Polres Magelang Kota juga mendapatkan support anggaran dari slog Polri. “Jadi untuk tahun anggaran 2024 kita tidak ada anggaran belanja modal,” terangnya.
Anggaran negara yang dialokasikan untuk Polres Magelang Kota tahun 2024, terdapat kenaikan dan pengurangan anggaran. Yang mengalami kenaikan yakni, pada Satuan Kerja Bagian Perencanaan (Bag Ren), Bag SDM, Bagian Logistik, Satuan Tahti, Sat Binmas, Sat Tahti, Si Keu, SI TIK, dan Si Propam.
Sedangkan, penurunan anggaran terdapat pada satuan kerja Bagian Operasional, Sat Intelkam, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Samapta, Si Humas, Si Um, serta Polsek Jajaran.
“Untuk masing-masing satker ini turunnya beragam. Seperti Si Humas turun 0,5 persen, Si Um turun hampir 46 persen, Sat Lantas turun 9 persen, serta beberapa satker lainnya juga ada yang mengalami penurunan dan kenaikan anggaran beragam,” ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh anggota dan seluruh PJU untuk benar-benar memanfaatkan anggaran yang sudah dialokasikan secara maksimal. (rfk/lis)