RADARMAGELANG.ID, Magelang—Pemerintah pusat berkomitmen mendukung terwujudnya budaya literasi. Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan memberikan dana Rp 10 miliar kepada pemerintah daerah untuk membangun perpustakaan berfasilitas modern. Dengan syarat mengajukan proposal. Adapun untuk renovasi Rp 2,5 miliar dan perluasan Rp 4,5 miliar.
“Tadi berbincang dengan Pak Kadis (Nurwiyono, Red) katanya membutuhkan perluasan, sehingga di 2025 bisa kita wujudkan dengan syarat mengajukan proposal merincikan kebutuhan Rp 4,5 miliar itu untuk apa saja,” papar Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI Adin Bondan saat talkshow bertema “Membangun Budaya Literasi Pada Generasi Z dan Generasi Alpha” yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang, Selasa (12/9/2023).
Adin menjelaskan, program literasi merupakan program prioritas Presiden RI dalam rangka peningkatan kualitas SDM. Terdapat tiga komponen budaya literasi. Yakni, pembudayaan kegemaran membaca, penguatan perbukuan dan konten literasi, serta perluasan akses perpustakaan. “Pemerintah membantu layanan ekspansi perpustakaan keliling. Juga melalui pojok baca digital yang ditempatkan di ruang publik,” katanya.
Kepala Disperpusip Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menstimulasi kemampuan literasi generasi muda. Terutama untuk meningkatkan nilai indeks pembangunan literasi masyarakat dan tingkat kegemaran membaca. “Kita ingin membudayakan literasi generasi Z dan generasi Alpha sehingga menjadi generasi yang cerdas, memiliki skill komunikasi yang baik, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di lintas global,” kata Nurwiyono.
Kegiatan yang digelar di halaman Perpustakaan Umum Kota Magelang ini juga menghadirkan narasumber sutradara Film Keluarga Cemara 2 Ismail Basbeth dan Anggota DPRD Kota Magelang Komisi C Imam Musaechoni (mg25/mg22/put/aro)
Editor : Lis Retno Wibowo