RADARMAGELANG.ID, Magelang - Yustisie Chelsea Awanda, siswa SMAN 2 Magelang menjadi utusan Jawa Tengah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2023. Chelsea sapaan akrabnya, menjadi Pasukan 17.
Chelsea menceritakan awal perjuangannya kepada Jawa Pos Radar Magelang saat ditemui di sekolahnya. Semula ia tidak berminat menjadi pasukan pengibar bendera. “Saya ditunjuk oleh guru untuk mengikuti ekstrakurikuler paskibra,” katanya.
Rasa jatuh cinta pada baris berbaris muncul setelah melihat kekeluargaan di Bara Smada, ekstrakurikuler yang diikuti. Berawal dari rasa terpaksa yang akhirnya menjadi terbiasa.
Gadis kelahiran Bantul, 7 September 2006 ini sempat tidak mendapatkan restu dari orang tuanya. Karena sebelumnya Chelsea mengikuti kejuaraan bola voli tingkat provinsi. Orang tuanya ingin memprioritaskan kejuaraan tersebut.
“Saya bilang ke orang tua, kalau jatuh cinta dan merasa cocok dengan paskibra, akhirnya mendapatkan dukungan,” akunya.
Orang tua sangat bangga karena ia menjadi Paskibraka Nasional 2023. Chelsea menuturkan bahwa mereka saksi dari perjuangannya dari tidak ada ketertarikan sampai bisa mencapai titik itu.
“Orang tua saya sangat tahu perjalanan dari awal ikut ekstrakurikuler, mewakili sekolah sampai ke tingkat nasional,” ucapnya.
Selama menjalani karantina 45 hari, banyak pengalaman yang didapatkan. Salah satunya bertemu dengan teman-teman dari Sabang sampai Merauke yang saling menguatkan satu sama lain.
Putri kedua dari pasangan Danang Purwanto dan Jian Ismawati ini bercita-cita menjadi taruni Akademi Militer. Menurutnya usaha tanpa doa itu sombong, doa tanpa usaha itu bohong. Baginya segala sesuatu bisa diwujudkan dengan usaha dan doa. “Yang paling penting itu doa orang tua,” tuturnya.
Chelsea berharap pada anak muda di Indonesia bahwa ketika ada niat harus segera dilakukan dan jangan terperangkap di zona nyaman. Kepala SMAN 2 Magelang, Joko Tri Haryanto juga sangat mengapresiasi pencapaian siswanya. Sekolah memberikan dukungan penuh bagi siswa-siswa yang ingin beprestasi di bidang nonakademik. “Sangat bangga dengan prestasi yang diraih Chelsea, bisa mengibarkan bendera di tingkat nasional,” paparnya. (mg22/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo