Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur menyampaikan, Pemkot Magelang memiliki program dalam mendukung UMKM berkembang. Salah satunya program Magelang Keren (Kelurahan Entrepreneurship Center). Program ini untuk mencetak 1.500 wirausaha muda. Beberapa kegiatannya seperti pelatihan peningkatan kapasitas SDM, pelatihan manajemen, fasilitasi perizinan, perbaikan produk, pendampingan berkelanjutan, IKM Center, dan fasilitasi permodalan.
“Kalau upaya-upaya ini berjalan lancar, UMKM bisa maju dan berkembang,” ungkap Mansyur dalam talk show Sinergi Ekspedisi dan UMKM Sukseskan Magelang Keren, di TKL Ecopark, Rabu, (15/2).
Mansyur menyebut, jumlah pelaku UMKM sampai akhir 2022 sebanyak 10.585 pelaku usaha. Menyerap 12.122 tenaga kerja dengan omzet total Rp 1,2 triliun.
Kepala Cabang JNE Magelang Bambang Kristiady mengungkapkan, saat pandemi Covid-19, pelaku UMKM yang biasanya hanya mengirim 10 produk per bulan, meningkat menjadi 50 unit. Pihaknya memberikan dukungan agar UMKM makin berkembang. Dengan layanan JNE Trucking, ongkos kirim Magelang-Jakarta hanya Rp 40.000 per 10 kilogram. “Harapan kami, bisa membantu dan terjangkau untuk UMKM,” sebutnya.
Layanan ini muncul karena melihat tren pengiriman UMKM yang tidak hanya kecil-kecilan. Tapi berkarung-karung atau berkoli-koli. Selain itu, pihaknya juga menyediakan layanan sewa gudang untuk UMKM yang tidak memiliki tempat untuk menyimpan produk. (put/lis) Editor : Lis Retno Wibowo