Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Akmil Magelang Bangun SPAM dan IPAL, Menko AHY: Air Bisa Langsung Diminum

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 12 Juli 2026 | 22:21 WIB
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau pembangunan SPAM dan IPAL di Kompleks Akmil Magelang.  (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau pembangunan SPAM dan IPAL di Kompleks Akmil Magelang.  (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang—Akademi Militer (Akmil) membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan anggaran Rp11,4 miliar.

Progres pembangunan SPAM saat ini sudah jadi. Sedangkan untuk IPAL masih berlangsung. Dengan adanya SPAM ini, seluruh taruna-taruni dan warga Akmil bisa langsung mengonsumsi air minum yang dialirkan menuju barak-barak dan paviliun. 

“Saya ke sini ingin melihat secara langsung progres pengerjaan proyek infrastruktur terkait dengan air. Yang pertama, SPAM. Yang kedua, IPAL," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kompleks Akmil Magelang.

Sebelum melakukan peninjauan IPAL dan SPAM, AHY memberi ceramah pembekalan kepada para taruna. 

Dalam peninjauan ini, AHY mendapatkan penjelasan dari Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Jawa Tengah, Nanda Lasro Elisabet Sirait. “Dengan proses pengolahan termasuk ultraviolet untuk memastikan bakteri-bakteri tidak lagi hidup, nantinya air yang dialirkan menuju barak-barak, paviliun, maupun flat bisa langsung dikonsumsi,” ujar AHY lagi.

Menurut AHY, aktivitas para taruna pastinya cukup berat dan membutuhkan cairan yang cukup banyak. Karena itu, instalasi SPAM ini sangat penting untuk memastikan para taruna bisa tercukupi kebutuhan air minum.

Nanda Lasro Elisabet Sirait mengatakan, SPAM yang dibuat berasal dari mata air PDAM. “Dari mata air dialirkan PDAM ke Akmil. Di sini diolah jadi air minum yang bisa langsung diminum. Debitnya dua setengah liter per detik,” jelasnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#taruna #ipal #Akmil Magelang #spam #Menteri AHY