RADARMAGELANG.ID - Berjalan kaki adalah “olahraga” yang paling mudah, paling murah, dan paling inklusif. Berjalan kaki bisa dilakukan oleh hampir semua usia tanpa alat khusus. Tapi tahukah kamu? Waktu jalan bisa yang tepat dapat membuat manfaatnya sedikit berbeda. Berikut versi singkat dan gampang dimengerti tentang kapan sebaiknya jalan dan tips praktis.
Jalan kaki membantu kinerja jantung, menjaga gula darah, membuat mood lebih baik, dan bisa membantu kita tidur lebih nyenyak. Pada instinya dengan bergerak walaupun sedikit, namun setiap hari jauh lebih berguna daripada cuma duduk tanpa ada kegiatan fisik yang berarti.
Bagi kamu tipe orang yang dapat bangun pagi, jalan 10–30 menit di pagi hari itu bonus bagi tubuh. Paparan sinar matahari pagi dapat membantu “mengatur” jam biologis, membuat ritme tidur lebih rapi, dan seringkali membuat kamu lebih fokus di siang harinya.
Selain itu, jalan pagi jadi cara yang tepat untuk memulai hari tanpa harus mengeluarkan banyak waktu. Tips dalam berjalan kaki ialah mulai dengan waktu yang tidak terlalu lama sekitar 10 menit terlebih dahulu.
Hal tersebut agar badan kita dapat menyesuaikan dan tidak berat diawal. Jika badan sudah merasa nyaman, tambah durasinya menjadi 20-30 menit dalam kurun waktu seminggu dua sampai lima kali.
Hal yang sering dilupakan yaitu terlalu lama duduk setelah makan, akan membuat gula darah naik. Bukti - bukti terbaru menunjukkan bahwasanya berjalan pendek setelah makan.
Bahkan hanya sekitar 5 - 15 menit saja akan membantu dalam menurunkan lonjakan gula darah dan membuat sistem pencernaan lebih baik.
Jadi, jika kamu pekerja kantoran, mungkin bisa berjalan keliling kantor atau halaman setelah makan siang. Hal tersebut akan membuat ketika kita bekerja kepala akan jauh lebih tenang.
Sore hari merupakan waktu yang tepat bagi orang - orang yang memiliki kesibukan dari pagi sampai siang. Jalan sore bisa menjadi "pemisah" antara hari kerja dan waktu istirahat.
Hal tersebut akan menurunkan ketegangan, mengurangi otot kaku, dan membuat mood menjadi lebih baik. Di sore hari juga cocok digunakan untuk berjalan kaki bersama keluarga atau teman setelah pulang kerja.
Berjalan kaki dimalam hari dapat membantu dalam rileksasi, akan tetapi jangan terlalu dekat dengan jam istirahat atau jam tidur.
Para ahli menyarankan untuk menyelesaikan jalan kaki setidaknya sekitar 1 jam sebelum tidur agar tubuh kita dapat menyesuaikan ke mode istirahat.
Bahkan hanya target lebih kecil seperti 4.000 - 5.000 langkah juga sudah lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali.
Intinya konsistensi lebih penting daripada angka yang besar, namun susah untuk berkelanjutan.
Bukan hanya badan saja yang di untungkan ketika kita berjalan kaki, otak juga akan di untungkan dengan hal tersebut.
Banyak kajian menyimpulkan bahwa berjalan kaki secara rutin dapat menurunkan gejala depresi dan kecemasan.
Dengan bergerak, menarik nafas, dan melihat pemandangan sederhana akan membantu membuat mood lebih baik.
Jadi ketika mood sedang turun, coba untuk keluar dan berjalan kaki sekitar 15 - 20 menit terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan yang besar. (mg3)
Editor : H. Arif Riyanto