RADARMAGELANG.ID -- Saat suasana hati sedang kacau atau mungkin sedang terbebani dengan banyak pikiran, kebanyakan orang secara langsung memilih lagu-lagu sedih untuk didengarkan.
Mungkih bukankah seharusnya dengan mendengarkan lagu ceria lebih dapat membuat hati ikut gembira?
Namun nyatanya, fenomena ini memanglah cukup umum. Lagu sedih bahkan sering kali membuat pendengar merasa lebih tenang dan lega. Berikut ini mari kita simak alasan di baliknya.
1. Musik Adalah Kataris: Pelepas Emosi yang Tersimpan
Tidak tersalurkannya emosi yang negatif dapat menjadi beban mental. Dengan mendengar lagu sedih dapat memberi ruang bagi pendengarnya untuk ikut merasakan, mengakui, kemudian melepaskan perasaan yang sulit untuk diungkapkan. Kataris adalah istilah dalam menyebut proses ini.
Misal saja, ketika mendengarkan lirik dengan kaitan akan kehilangan, seseorang dapat langsung menangis lewat musik tanpa harus memberikan penjelasan kepada orang lain. Alhasil dapat memberikan perasaan hati yang lebih ringan.
2. Lagu Sedih Membuat Kita Merasa Dimengerti
Kita tahu bahwa setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit, entah patah hati, kehilangan, atau mungkin rasa kesepian. Lagu sedih memang biasanya menghadirkan lirik-lirik dengan pengalaman yang universal. Dengan mendengarkan lirik tersebut seseorang akan merasakan perasaan terhubung akan lagu tersebut, seakan-akan penyanyi atau penulis lagu secara langsung sedang berbicara bersama kita. Adanya rasa dimengerti memberikan efek yang menenangkan karena membuat kesadaran pada diri kita bahwa bukan hanya kita yang memilik rasa sedih yang demikian.
3. Hormon yang Membawa Ketenangan
Dilansir dari penelitian oleh Frontiers in Psychology mengamati bahwa dengan mendengarkan musik melankolis dapat memberikan rangsangan pada pelepasan prolaktin, hormon yang menghubungkan rasa nyaman, damai, dan penyembuhan emosional. Selain dari itu, musik dapat juga membantu mengurangi kadar hormon stres seperti kortisol. Maka, biar pun terdengar sedih akan tetapi justru tubuh dapat meresponnya dengan cara yang menenangkan.
4. Tempo yang Lambat dapat Menurunkan Detak Jantung
Apabila kita amati, lagu sedih sangat umum memiliki tempo yang tergolong lambat. nadanya yang lembut, kemudian diisi intstrumen yang cenderung minim dari hentakan. Dalam fisiologis, ini dapat memberikan pengaruh pada tubuh kita. Dengan pelannya tempo dapat menurunkan detak pada jantung, membuat lebih lambatnya pernapasan, dan dapat mengistirahatkan otot. Itulah yang menjadi penyebab, mengapa playlist mellow yang malah sering menjadi pilihan orang saat membutuhkan hal untuk menenangkan diri sebelum tertidur atau ketika lelah melalui hari yang kurang menyenangkan.
5. Memicu Kreativitas dan Refleksi Diri
Musik sedih tidaklah selalu berakhir muram, malah justru banyak seniman, penulis, bahkan orang biasa yang menemukan banyak inspirasi di tengah suasana hati yang melankolis. Lagu sedih dapat memicu daya imajinasi, memberi kita ruang untuk reflektif, dan juga ruang untuk kemudian memperdalam hal-hal dalam pikiran. Sehingga tak jarang apabila banyak karya seni yang lahir dari momen sendu dengan iringan musik melankolis.
Jadi, Apakah Lagu Sedih Buruk untuk Didengarkan?
Jawabannya, sama sekali tidak. Lagu sedih tidak akan menjerumuskan kita ke dalam suas hati yang negatif. Akan tetapi justru ketika lagu sedih diputar di momen yang tepat, hal itu bisa menjadi teman kita untuk membantu menenangkan pikiran, memberi kedamaian pada perasaan, bahkan menemukan sisi kreatif dalam diri.
Nah, jadi jangan heran apabila di lain kali saat mendapati hatimu terasa sesak, kamu justru langsung mencari lagu yang sedih. Itu karena terkadang, bukan dengan menghindari rasa sedih yang kamu rasakan kelegaan kemudian datang, melainkan dengan keberanian untuk merasakan emosinya sejenak. (mg8)
Editor : H. Arif Riyanto